Pertanyaan
Siapakah Tikhikus dalam Alkitab?
Jawaban
Tikhikus adalah salah satu tokoh Alkitab yang mungkin tidak mendapatkan pengakuan yang semestinya. Memang benar, Tikhikus hanya disebutkan lima kali dalam Perjanjian Baru, tetapi pelayanan yang dilakukannya patut diperhatikan.
Kita pertama kali bertemu Tikhikus dalam Kisah Para Rasul 20:4, selama perjalanan misionaris Paulus yang ketiga. Ia disebut sebagai salah satu teman seperjalanan Paulus dalam perjalanan dari Korintus ke Yerusalem untuk menyerahkan persembahan kepada jemaat di sana (lihat Roma 15:25–26). Kita mengetahui bahwa Tikhikus berasal dari Asia, atau yang kita sebut Asia Kecil saat ini.
Tikhikus disebut sebagai “saudara kita yang kekasih” Paulus dan “pelayan yang setia” di dalam Tuhan (Efesus 6:21). Dalam Kolose 4:7, Tikhikus adalah “hamba yang setia dan kawan pelayan” yang bersama Paulus selama penahanan pertamanya di Roma. Ia dipercayakan untuk menyampaikan surat-surat Paulus kepada jemaat Efesus dan Kolose serta membawa kabar tentang rasul Paulus kepada jemaat-jemaat tersebut: “Semua hal ihwalku akan diberitahukan kepada kamu oleh Tikhikus . . . Ia kusuruh kepadamu dengan maksud, supaya kamu tahu akan hal ihwal kami dan supaya ia menghibur hatimu” (Kolose 4:7–8). Penghiburan juga disebutkan sebagai bagian dari pelayanan Tikhikus dalam Efesus 6:22.
Dalam perjalanannya ke Kolose, Tikhikus menemani Onesimus, mantan budak yang kembali ke rumah Filemon. Tak diragukan lagi, Tikhikus, sebagai sahabat baik Paulus, menekankan perlunya kasih karunia saat menyambut Onesimus kembali (lihat Filemon 1:17).
Paulus bermaksud mengirim Tikhikus atau seorang pria lain ke Kreta agar Titus dapat mengunjungi Paulus (Titus 3:12). Kemudian, Tikhikus berada bersama Paulus di Roma selama penahanan kedua Paulus di Roma, dan Paulus mengirimnya ke Efesus agar Timotius dapat berkunjung (2 Timotius 4:12). Di Kreta maupun Efesus, Tikhikus berperan sebagai “gembala sementara” yang menggantikan Titus dan Timotius.
Ada seorang percaya yang tidak disebutkan namanya dalam 2 Korintus 8:22, yang digambarkan sebagai “saudara kita, yang telah beberapa kali kami uji dan ternyata selalu berusaha untuk membantu. Dan sekarang ia makin berusaha karena besarnya kepercayaannya kepada kamu.” Banyak pengkhotbah menduga bahwa ini merujuk pada Tikhikus. Deskripsinya tampaknya cocok.
Kita mungkin tidak tahu banyak tentang Tikhikus, tetapi apa yang kita ketahui sungguh mengesankan dan patut dipuji. Tikhikus adalah utusan yang dipercaya, pengkhotbah yang setia, dan sahabat yang loyal. Paulus menaruh kepercayaan besar padanya, mengutusnya untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan penting. Tikhikus jelas memiliki kemampuan untuk melayani dalam berbagai situasi, membawa penghiburan bagi mereka yang dilayaninya. Tikhikus pasti menjadi teladan bagi kualitas yang harus dimiliki oleh semua penatua gereja: Ia harus "berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-penentangnya” (Titus 1:9).
English
Siapakah Tikhikus dalam Alkitab?