settings icon
share icon
Pertanyaan

Siapakah Debora dalam Alkitab?

Cetak
Jawaban


Deborah adalah salah satu hakim Israel pada masa penindasan. Ia disebut sebagai nabiah dan istri Lapidot. Tuhan berbicara melalui dirinya saat ia mengadakan sidang di bawah pohon yang disebut “pohon korma Debora” di Efraim. Tuhan juga menggunakan dirinya untuk membebaskan umat-Nya dan mengalahkan raja Kanaan. Kisah Debora terdapat dalam Kitab Hakim-hakim, pasal 4 dan 5.

Debora adalah hakim perempuan satu-satunya di Israel. Beberapa ahli berpendapat bahwa posisinya sebagai hakim merupakan hukuman bagi para pria Israel yang lemah hati. Karena para pria Israel tidak layak menjadi hakim, Tuhan memilih seorang wanita untuk tugas tersebut, sebagian untuk mempermalukan para pria yang seharusnya memimpin. Komentator lain percaya bahwa peran Debora sebagai hakim adalah tanda kehadiran Tuhan yang menghibur di tengah umat-Nya yang tertindas dan terinjak-injak.

Ketika Debora menjadi hakim, orang Israel telah ditindas selama 20 tahun oleh yabin, raja Kanaan. Panglima tentara yabin bernama Sisera, dan ia memiliki 900 kereta besi – senjata yang sangat menakutkan bagi pasukan infanteri Israel (Hakim-hakim 4:3). Orang Israel diperlakukan dengan sangat kejam oleh Sisera dan tentaranya, dan semangat orang Israel sangat rendah. Debora menggambarkan penderitaan hidup di bawah Yabin dan Sisera sebagai berikut: “kafilah tidak ada lagi dan orang-orang yang dalam perjalanan terpaksa menempuh jalan yang berbelit-belit. Penduduk pedusunan diam-diam saja di Israel” (Hakim-hakim 5:6-7). Dengan kata lain, orang-orang takut meninggalkan rumah mereka; bepergian sangat berbahaya.

Firman Tuhan disampaikan melalui Debora kepada seorang pria dari Naftali bernama Barak. Pesannya adalah bahwa ia akan memimpin pemberontakan melawan Sisera. Tanggapan Barak adalah, “Jika engkau turut maju akupun maju, tetapi jika engkau tidak turut maju akupun tidak maju” (Hakim-hakim 4:8). Semua orang takut pada Sisera, termasuk Barak. Debora setuju untuk menemani Barak, tetapi ia juga bernubuat bahwa kehormatan atas kemenangan akan jatuh kepada seorang wanita, bukan kepada Barak (Hakim-hakim 4:9).

Ketika saatnya tiba untuk berperang, Tuhan kembali berbicara melalui Debora, yang mendorong Barak untuk mengerahkan pasukannya. Bangsa Israel menyerang pasukan Sisera, dan Tuhan memberikan kemenangan. Sisera yang perkasa itu sendiri ditaklukkan oleh tangan seorang wanita, sebagaimana yang telah dikatakan Debora. Saat sang panglima beristirahat setelah pertempuran, seorang wanita bernama Yael menancapkan pasak kemah ke kepalanya.

Apa yang dapat kita pelajari dari kehidupan Debora? Kita dapat melihat bahwa kuasa Tuhan lah yang penting, terlepas dari alat yang Dia pilih untuk digunakan. Pria atau wanita, kuat atau lemah, percaya diri atau ragu-ragu – semua menjadi kuat ketika mereka digerakkan oleh Roh Tuhan dan dipenuhi dengan kekuatan-Nya. Kita juga dapat melihat dalam diri Debora gambaran kasih sayang Tuhan yang lembut bagi umat-Nya. Sebagaimana seorang ibu merawat anak-anaknya, demikianlah Debora memimpin dan merawat Israel (Hakim-hakim 5:7).

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Siapakah Debora dalam Alkitab?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon YouTube icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries