Pertanyaan
Siapakah Bill Bright?
Jawaban
William “Bill” Rohl Bright (1921—2003) adalah seorang penginjil asal Amerika Serikat serta pendiri dan presiden Campus Crusade for Christ International (kini dikenal sebagai Cru di Amerika Serikat atau Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia-LPMI). Cru merupakan salah satu organisasi Kristen terbesar yang berkomitmen untuk menyebarkan Injil dan memuridkan.
Bill Bright dibesarkan di sebuah peternakan sapi seluas 5.000 acre di kota kecil Coweta, Oklahoma. Ia adalah salah satu dari tujuh bersaudara yang dilahirkan oleh Forest Dale dan Mary Lee Rohl Bright. Ibunya adalah seorang Kristen yang taat yang selalu membawa anak-anaknya ke gereja, tetapi ayah Bill yang otoriter tidak tertarik pada agama. Selain pembaptisannya pada usia dua belas tahun di sebuah gereja Metodis, Bill tidak menunjukkan minat apa pun terhadap masalah iman selama masa kecilnya.
Bright menempuh pendidikan dasar di sebuah sekolah dengan satu ruang kelas sebelum melanjutkan ke Coweta High School, di mana ia diakui sebagai “siswa berprestasi terbaik” pada saat kelulusannya. Pada musim gugur tahun 1939, Bright masuk ke Northeastern State College di Oklahoma, di mana ia terpilih sebagai ketua kelas dan ketua badan mahasiswa, menjabat sebagai editor buku tahunan sekolah, serta terpilih sebagai mahasiswa paling berprestasi di kampus tersebut.
Setelah lulus pada tahun 1943 dengan gelar sarjana, Bright mencoba mendaftar ke militer tetapi ditolak karena cedera telinga. Ia mengajar mahasiswa program ekstensi di Oklahoma State University selama beberapa bulan, tetapi pada tahun 1944 ia pindah ke Los Angeles, California, untuk mengejar kesuksesan finansial.
Usaha bisnis pertama Bill Bright—Bright’s California Confections, yang menjual kacang-kacangan dan buah-buahan gourmet—dengan cepat meraih kesuksesan. Pada masa itu, Bill diundang untuk menghadiri Gereja Presbiterian Pertama Hollywood, di mana ia mulai memandang agama Kristen dari sudut pandang yang berbeda. Saat kecil, ia menganggap agama hanya cocok untuk perempuan dan anak-anak. Namun, sebagai jemaat tetap di Gereja Presbiterian Hollywood, ia bertemu dengan orang-orang yang sukses, menarik, dan bersemangat yang juga merupakan orang-orang beriman yang sungguh-sungguh. Pada musim semi tahun 1945, Bill Bright mendengarkan Henrietta Mears, direktur pendidikan Kristen gereja tersebut, menceritakan tentang pertobatan Rasul Paulus. Saat mendengarkan, Bright pun bertobat, menyerahkan hidupnya untuk mengikuti Yesus Kristus.
Pada tahun yang sama, Bright mulai berkorespondensi dengan Vonette Zachary, teman sekelas masa kecilnya dari Coweta yang kini menjadi mahasiswa tingkat dua di Texas State College for Women. Mereka segera bertunangan, tetapi menunda pernikahan selama tiga tahun agar Vonette dapat menyelesaikan gelar sarjananya. Sementara itu, Bill memulai pendidikan teologi di Princeton Theological Seminary pada tahun 1946. Setahun kemudian, ia pindah ke Fuller Seminary yang baru didirikan di Pasadena, California, agar ia dapat mengelola bisnis kue-kue miliknya dengan lebih baik.
Pada Juni 1947, visi untuk pelayanan kampus mulai terwujud ketika Bright, Mears, dan yang lainnya memulai serangkaian konferensi pengenalan untuk memberi tahu mahasiswa tentang perlunya memenangkan jiwa bagi Kristus. Pada tahun 1951, Bright meyakini bahwa Tuhan memanggilnya untuk meninggalkan Fuller, menjual bisnisnya, dan meluncurkan pelayanan mahasiswa Campus Crusade for Christ di University of California, Los Angeles. Hanya dalam beberapa bulan, ratusan mahasiswa telah menyerahkan hidup mereka kepada Kristus, dan dalam waktu satu tahun, enam orang telah bergabung dengan Bright dalam melayani di tiga kampus di Pantai Barat.
Alih-alih membangun pelayanan penginjilan tradisional, Campus Crusade berfokus pada melatih orang-orang Kristen muda untuk menginjili orang lain. Bill Bright merancang sebuah presentasi Injil sederhana yang disebut “Rencana Tuhan untuk Hidupmu” sebagai teknik penginjilan dasar pelayanan tersebut. Pada tahun 1958, ia telah merevisi metode ini menjadi empat hukum rohani:
1. Tuhan mengasihi kita dan memiliki rencana yang indah bagi hidup kita.
2. Manusia berdosa dan terpisah dari Tuhan.
3. Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan yang disediakan Tuhan untuk menebus dosa umat manusia.
4. Manusia harus secara pribadi menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat; dengan demikian, mereka dapat mengenal dan mengalami kasih serta rencana Tuhan bagi hidup mereka.
Pada tahun 1959, Bill Bright meluncurkan program Lay Institute for Evangelism-LIFE (Lembaga Pelatihan Penginjilan Awam-LPPA) untuk mengajarkan metodenya kepada gereja-gereja. Banyak kampus dan gereja dengan cepat mengadopsi teknik tersebut. Karena relatif bebas dari dogmatisme dan legalisme, metode ini menarik bagi orang-orang dari berbagai latar belakang dan tradisi keagamaan. Berkat kesederhanaannya, program ini sangat efektif dalam membimbing orang-orang menuju komitmen iman awal tanpa harus menjelaskan istilah-istilah teologis yang rumit.
Pada tahun 1960, staf Campus Crusade telah berkembang menjadi lebih dari seratus anggota yang secara aktif melayani di empat puluh kampus di lima belas negara bagian. Bright berkembang dari kampus-kampus ini menjadi sebuah gerakan internasional yang saat ini beroperasi di hampir 9.000 kampus di seluruh dunia dengan 26.000 anggota staf dan 225.000 relawan di sekitar dua ratus negara.
Pada tahun 1979, Campus Crusade memperkenalkan film “Yesus”, sebuah dokumenter yang didasarkan pada kehidupan Kristus menurut Injil Lukas. Sejak dirilis, film ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 1.400 bahasa dan ditonton oleh lebih dari 5 miliar orang di sekitar 225 negara.
Pada tahun 1980, Bill Bright mengadakan pertemuan doa di ibu kota negara, yang dihadiri oleh satu juta orang. Acara tersebut diberi nama “Washington for Jesus” (Washington untuk Yesus). Lima tahun kemudian, ia menyelenggarakan Explo ’85, sebuah acara pelatihan penginjilan melalui satelit yang disiarkan kepada kelompok-kelompok Kristen di enam puluh delapan negara. Dua tahun kemudian, ia meluncurkan sebuah rencana bernama New Life 2000 (Hidup Baru 2000). Tujuannya adalah untuk menyampaikan Injil kepada setiap orang di bumi dan melihat satu miliar jiwa diselamatkan pada tahun 2000.
Pada tahun 1996, Bill Bright dianugerahi Hadiah Templeton senilai $1 juta untuk Kemajuan dalam Agama. Ia menyumbangkan uang hadiah tersebut untuk mempromosikan manfaat rohani dari puasa dan doa. Bright menerima berbagai penghargaan seumur hidup serta gelar doktor kehormatan dari berbagai perguruan tinggi dan universitas. Ia dilantik ke dalam Hall of Fame National Religious Broadcasters (Balai Ketokohan Penyiar Keagamaan Nasional) pada tahun 2002.
Selama hidupnya, Bright menulis lebih dari seratus buku dan pamflet. Pamflet karyanya yang berjudul “Empat Hukum Rohani” telah diterjemahkan ke dalam dua ratus bahasa dan didistribusikan kepada sekitar 2,5 miliar orang.
Pada tahun 2001, Bill Bright mengumumkan bahwa ia menderita penyakit paru-paru fibrosis stadium akhir. Ia meninggal pada tanggal 19 Juli 2003, pada usia 81 tahun. Pendekatan pelatihannya yang sederhana namun revolusioner mengubah wajah penginjilan, memberikan umat Kristen awam alat untuk membagikan iman mereka dan memajukan Kerajaan Tuhan di bumi.
English
Siapakah Bill Bright?