settings icon
share icon
Pertanyaan

Siapa yang menulis Kitab Habakuk? Siapa penulis Kitab Habakuk?

Jawaban


Nabi Habakuk menulis Kitab Habakuk, sebuah karya nabi yang singkat terdiri dari tiga bab. Karena panjangnya, kitab ini dikelompokkan bersama Nabi-nabi Kecil dalam Perjanjian Lama. Dalam kanon Yahudi, Habakuk dikelompokkan bersama nabi-nabi lain dalam kumpulan yang dikenal sebagai Dua Belas Kitab.

Kitab ini bercerita tentang dialog intens antara nabi Habakuk dan Allah, menjawab pertanyaan yang diajukan baik oleh orang Kristen maupun skeptis: “Berapa lama lagi, TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar, aku berseru kepada-Mu: "Penindasan!" tetapi tidak Kautolong? Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi” (Habakkuk 1:2–3).

Allah mendengarkan keluhan Habakuk dan meyakinkannya bahwa Ia akan mengangkat orang-orang Babel untuk menghakimi kejahatan yang dilihat Habakuk di sekitarnya (Habakkuk 1:5–11). Jawaban itu menimbulkan pertanyaan lain: bagaimana Allah dapat menggunakan Babel yang jahat untuk menghukum umat-Nya sendiri? (ayat 12–17), dan demikianlah pola keluhan dan tanggapan terus berlanjut. Kitab Habakuk mengungkap kedalaman kejahatan Israel, menangani masalah kesunyian Allah di hadapan kejahatan, dan mendorong umat Allah yang setia untuk tetap teguh. Orang Kristen yang bergumul dengan keberadaan kejahatan di dunia kita dapat mengidentifikasi diri dengan teriakan Habakuk dan menemukan penghiburan dalam jawaban Allah.

Keaslian kitab ini tidak diragukan, meskipun ada perdebatan tentang apakah Habakuk menulis bab ketiga, karena bab tersebut tidak terdapat dalam Gulungan Laut Mati. Namun, bab 3 termasuk dalam Septuaginta.

Berdasarkan sifat liturgi kitab ini, Habakuk kemungkinan besar bertindak sebagai nabi di bait suci. Habakuk menulis kitab ini pada periode pra-pembuangan, kemungkinan setelah jatuhnya Niniwe, sehingga penanggalan kitab ini relatif mudah ditentukan pada awal abad ketujuh Sebelum Masehi.

Dalam Alkitab Ibrani, Habakuk tidak disebutkan di luar kitab yang bernama sama dengannya. Namun, namanya muncul dalam teks-teks Yahudi lain, seperti Bel and the Dragon (Bel dan Naga), yang terdapat dalam Septuaginta. Kemungkinan besar berasal dari cerita rakyat tentang Daniel, Bel dan Naga menggambarkan Habakuk memberikan makanan kepada Daniel di gua singa.

Meskipun sering diabaikan hari ini, kitab kecil Habakuk menawarkan wawasan berharga. Dalam menghadapi pasang surut kehidupan Kristen, mempelajari Habakuk sangat bermanfaat.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Siapa yang menulis Kitab Habakuk? Siapa penulis Kitab Habakuk?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries