settings icon
share icon
Pertanyaan

Siapa yang menulis Kitab 3 Yohanes? Siapa penulis Kitab 3 Yohanes?

Jawaban


Kitab 3 Yohanes adalah salah satu karya terpendek dalam Perjanjian Baru, ditulis oleh "orang tua" kepada Gaius, seorang "teman yang dikasihi" (3 Yohanes 1:1). Penulisnya secara tradisional diidentifikasi sebagai Yohanes Rasul, penulis yang sama dari 1 dan 2 Yohanes. Kitab 3 Yohanes adalah surat pribadi, mirip dengan surat kepada Filemon dan Titus.

Gaius dikenal karena kebaikan hatinya. Yohanes menulis surat ini untuk memberikan nasihat kepada Gaius mengenai suatu masalah pribadi. Para pengajar yang berkeliling pada masa itu sering mencari tempat tinggal. Gaius menunjukkan kebaikan hati, tetapi seorang individu bernama Diotrephes bertindak sebaliknya (3 Yohanes 1:9). Yohanes mendorong Gaius untuk terus berbuat baik, "agar kita dapat bekerja sama untuk kebenaran" (ayat 8).

Kita tidak dapat memastikan kapan 3 Yohanes ditulis, tetapi Yohanes kemungkinan menulisnya pada masa tuanya, sekitar tahun 90 M. Setelah berjalan bersama Yesus dan menyebarkan Injil bersama para murid lainnya, Yohanes yang sudah tua ingin memastikan bahwa generasi Kristen berikutnya menerima kasih dan kebenaran. Di sini, Yohanes mengingatkan Gaius bahwa “orang-orang yang berbuat baik membuktikan bahwa mereka adalah anak-anak Allah, dan orang-orang yang berbuat jahat membuktikan bahwa mereka tidak mengenal Allah” (1:11, NLT). Ini tidak berarti perbuatan baik membuat kita menjadi anak-anak Allah, tetapi sebagai anak-anak Allah, kita diharapkan bertindak dengan benar.

Gaya penulisan 3 Yohanes mirip dengan 2 Yohanes, sementara temanya sejalan dengan 1 Yohanes, menunjukkan kemungkinan penulis yang sama. Fakta bahwa Yohanes menulis 3 Yohanes tetap diterima secara luas. Awalnya, 3 Yohanes menghadapi tantangan terhadap otoritasnya dalam Kristen awal karena kependekannya dan kurangnya penulisan yang jelas. Namun, akhirnya ia diterima secara luas dan dengan benar dimasukkan ke dalam kanon Kristen.

Bagaimana surat pribadi yang singkat dari abad pertama ini relevan bagi Kristen modern saat ini? Bagi Kristen, keramahan dan perbuatan baik adalah kebajikan yang dihargai. Tentu saja, Yohanes sendiri menyerukan kewaspadaan dalam hal ini (2 Yohanes 1:9–11). Kita harus berhati-hati dalam memilih siapa yang kita undang ke rumah kita, terutama mengingat adanya pengajar palsu. Namun, kita harus bersedia membantu orang lain, terutama mereka yang melakukan pekerjaan Tuhan. Tujuan kita adalah untuk sejalan dengan Gaius daripada Diotrephes. Kita membuktikan bahwa kita adalah anak-anak Allah melalui perbuatan baik yang kita lakukan.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Siapa yang menulis Kitab 3 Yohanes? Siapa penulis Kitab 3 Yohanes?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries