settings icon
share icon
Pertanyaan

Siapa yang menulis kitab 2 Timotius? Siapa penulis 2 Timotius?

Jawaban


Paulus menulis Kitab 2 Timotius, yang ditulis dekat dengan kematiannya di bawah Kaisar Nero pada tahun 67 M. Seperti namanya, surat ini ditujukan kepada Timotius, rekan kerja yang dipercaya dan anak rohani Paulus. Timotius melayani di Efesus pada periode ini, beberapa waktu setelah Paulus mengirim surat pertama. 2 Timotius adalah kitab kedua dari Surat-surat Pastoral, bersama dengan 1 Timotius dan Titus. Kematian Paulus yang akan datang tercermin dengan indah dalam 2 Timotius 4:7, “Aku telah berjuang dengan baik, aku telah menyelesaikan perlombaan, aku telah memelihara iman.” Betapa indahnya kesaksian dari seorang yang menghadapi martir!

Seiring dengan berakhirnya era apostolik dan wafatnya para rasul, muncul kebutuhan mendesak untuk menjaga ortodoksi dan mempertahankan perilaku yang benar di kalangan orang percaya. Oleh karena itu, Paulus mendorong muridnya, menekankan ajaran yang benar, dan menyerahkan tongkat estafet pelayanan yang setia. Dalam 2 Timotius, Paulus menulis dengan keseriusan seorang yang menyusun wasiat terakhir, namun alih-alih membagikan harta, ia mewariskan kebijaksanaan ilahi. Sifat pribadi surat ini terlihat dari permintaan Paulus akan jubahnya (2 Timotius 4:13) dan penyebutannya terhadap individu-individu yang mendukung atau meninggalkan dia (ayat 9–16). Semua ini merupakan indikasi keaslian Paulus sebagai penulis.

Meskipun ada bukti internal bahwa Paulus menulis 2 Timotius, perdebatan tentang keasliannya tetap berlanjut. Kritikus menunjuk pada perbedaan kosakata dan gaya dibandingkan dengan surat-surat yang secara pasti ditulis oleh Paulus. Selain itu, tokoh-tokoh kuno seperti Marcion menolak surat-surat pastoral. Argumen lain adalah perbedaan eklesiologis antara 2 Timotius dan surat-surat Paulus lainnya.

Namun, ada tanggapan terhadap argumen-argumen ini. Status Marcion sebagai seorang bidat membuat penolakannya terhadap 2 Timotius tidak mengherankan. Bapa-bapa Gereja yang lebih dapat dipercaya seperti Irenaeus menerima Surat-surat Pastoral, memberikan bobot pada atribusi tradisional surat ini kepada Paulus. Perbedaan kosakata tidaklah signifikan, terutama jika Paulus menulis Surat-surat Pastoral sendiri tanpa bantuan seorang juru tulis. Selain itu, Paulus menulis 2 Timotius dekat dengan kematiannya, kepada gembala gereja yang lebih berkembang yang menghadapi tantangan berbeda dari gereja-gereja sebelumnya. Objeksi terhadap keaslian Paulus penting dan perlu diatasi, tetapi tidak meniadakan pandangan tradisional bahwa Paulus menulis 2 Timotius.

Kesimpulannya, Paulus menulis surat kedua kepada Timotius dekat dengan kematiannya sebagai martir di tangan Kaisar Nero kepada gembala gereja Efesus, Timotius. Surat terakhir Paulus, yang dipenuhi dengan instruksi, refleksi, dan dorongan, tetap relevan bagi kita hari ini.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Siapa yang menulis kitab 2 Timotius? Siapa penulis 2 Timotius?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries