settings icon
share icon
Pertanyaan

Apa perbedaan antara iman dan pengharapan?

Jawaban


Iman dan pengharapan adalah dua hal yang berbeda, tetapi saling berkaitan. Perbedaan antara iman dan pengharapan dapat dilihat dalam 1 Korintus 13:13, "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih." Dua dari tiga karunia terbesar adalah iman dan pengharapan, yang disebutkan secara terpisah. Bahwa iman dan pengharapan adalah konsep yang saling berkaitan dapat dilihat dalam Ibrani 11:1, "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan."

Iman adalah kepercayaan atau keyakinan penuh terhadap sesuatu. Iman melibatkan persetujuan intelektual terhadap serangkaian fakta dan kepercayaan terhadap fakta-fakta tersebut. Sebagai contoh, kita beriman kepada Yesus Kristus. Ini berarti kita sepenuhnya mempercayai Yesus untuk takdir kekal kita. Kita memberikan persetujuan intelektual terhadap fakta-fakta kematian dan kebangkitan tubuh-Nya sebagai pengganti, dan kemudian kita percaya pada kematian dan kebangkitan-Nya untuk keselamatan kita.

Pengharapan alkitabiah dibangun di atas iman. Pengharapan adalah antisipasi yang sungguh-sungguh yang muncul karena mempercayai sesuatu yang baik. Pengharapan adalah pengharapan yang penuh keyakinan yang secara alami berasal dari iman. Pengharapan adalah jaminan yang penuh kedamaian bahwa sesuatu yang belum terjadi pasti akan terjadi. Harapan harus melibatkan sesuatu yang belum terlihat: "pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?" (Roma 8:24). Kedatangan Yesus kembali adalah "pengharapan kita yang penuh bahagia" (Titus 2:13) - kita belum dapat melihat-Nya, tetapi kita tahu bahwa Dia akan datang, dan kita menantikan peristiwa itu dengan sukacita.

Yesus berkata bahwa Dia akan datang kembali (Yohanes 14:3). Dengan iman, kita mempercayai perkataan Yesus, dan hal ini membawa kita kepada pengharapan bahwa suatu hari nanti kita akan bersama dengan-Nya selamanya. Yesus telah dibangkitkan dari antara orang mati, "sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal" (1 Korintus 15:20). Itulah dasar dari iman kita. Kemudian kita memiliki janji Yesus: "sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup" (Yohanes 14:19). Itulah dasar dari pengharapan kita.

Hubungan antara iman dan pengharapan dapat diilustrasikan dalam sukacita yang dirasakan seorang anak ketika ayahnya berkata kepadanya bahwa mereka akan pergi ke taman hiburan besok. Anak itu percaya bahwa ia akan pergi ke taman hiburan, berdasarkan perkataan ayahnya- itulah iman. Pada saat yang sama, keyakinan dalam diri anak itu menyalakan sukacita yang tak tertahankan-yaitu harapan. Kepercayaan alamiah anak terhadap janji ayahnya adalah iman; jeritan kegembiraan dan lompatan anak di tempat adalah ekspresi dari pengharapan.

Iman dan pengharapan saling melengkapi. Iman berpijak pada realitas masa lalu; pengharapan memandang realitas masa depan. Tanpa iman, tidak ada pengharapan, dan tanpa pengharapan tidak ada iman yang sejati. Orang-orang Kristen adalah orang-orang yang beriman dan berpengharapan. Kita memiliki "pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah yang tidak berdusta" (Titus 1:2).

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apa perbedaan antara iman dan pengharapan?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries