settings icon
share icon
Pertanyaan

Apakah cara yang tepat untuk membuang Alkitab yang sudah rusak?

Jawaban


Alkitab membuat klaim tentang penciptaan alam semesta, khodrat Allah yang menciptakan alam semesta dan yang berdaulat di atasnya, dan takdir umat manusia. Jika klaim ini benar, maka Alkitab adalah buku terpenting dalam sejarah manusia. Jika Alkitab benar, maka di dalamnya terdapat jawaban bagi pertanyaan kita tentang kehidupan: "Dari manakah saya sebetulnya?" "Mengapa saya disini?" dan "Apa yang terjadi setelah saya mati?" Pentingnya pesan Alkitab menyaratkan pertimbangan dan perhatian yang seksama, dan kebenaran pesan itu dapat diamati, diuji, dan tahan diperiksa.

Tidak ada cara “alkitabiah” untuk membuang Alkitab yang sudah rusak, karena Alkitab sendiri tidak membahas topik ini. Oleh karena itu, topik ini tergantung dengan keyakinan pribadi seseorang. Adalah penting memahami bahwa kertas, tinta, dan materi yang digunakan untuk menjilid tidak bersifat “sakral” atau “kudus.” Yang kudus adalah Firman Allah, bukan cetakannya sendiri. Kita tidak boleh menyembah atau mengidolakan Alkitab. Tujuan Alkitab adalah mengajarkan kita tentang Yesus sang Juruselamat serta keselamatan yang Ia sediakan dan mendukung kita untuk menyembah Dia dengan segenap hati, jiwa, pikiran, dan kekuatan kita. Kertas maupun tinta Alkitab hanya merupakan sarana Allah menyampaikan Firman-Nya kepada kita.

Hemat kita, membuang sebuah Alkitab adalah pilihan terakhir. Tidak sedikit Alkitab yang, jika dijilid ulang, dapat diberikan kepada orang lain atau dipakai lagi. Bahkan sebuah Alkitab yang using, jika diberikan kepada orang yang tidak pernah memiliki Alkitab, dapat menjadi berkat. Banyak orang menyimpan Alkitab tua mereka sebagai warisan keluarga yang mengingatkan generasi penerusnya betapa berkomitmen para leluhur mereka pada Firman Allah. Ada berbagai opsi yang perlu dipertimbangkan dalam doa.

Pada akhirnya, jika sebuah Alkitab benar-benar rusak sehingga tidak memungkinkan dipakai lagi, tentu dapat dibuang. Membuang Alkitab bukanlah tindakan yang mengundang murka Allah. Ada orang yang memilih membakar Alkitabnya daripada menempatkannya di keranjang sampah. Tidak ada metode yang benar atau salah dalam hal ini. Ada cerita dimana seseorang membuang Alkitab di tempat sampahnya. Seorang petugas kebersihan yang tugasnya mengangkut sampah, melihat Alkitab itu dan mulai membacanya, dan beriman pada Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Allah dapat menggunakan kuasa Firman-Nya (Yesaya 55:11; Ibrani 4:12) untuk bersaksi tentang Diri-Nya, bahkan dari halaman-halaman Alkitab yang sudah dibuang.

English


Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apakah cara yang tepat untuk membuang Alkitab yang sudah rusak?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries