Pertanyaan
Apakah makna dari celaka (woe) dalam Alkitab?
Jawaban
Celaka berarti "kesedihan, kesusahan, penderitaan, kemalangan, malapetaka, atau masalah." Kamus Tema Alkitab mengkategorikan penggunaan kata celaka dalam Alkitab: "Celaka sebagai seruan penghakiman atas orang lain," "Celaka sebagai seruan kemalangan atas diri sendiri," "Celaka sebagai seruan kesedihan atas orang lain," dan "Celaka dapat memberikan jalan bagi pengampunan, penghiburan, dan pembebasan" (Manser, M., ed., Zondervan, 1999).
Kadang-kadang dalam Alkitab, orang menderita disebabkan oleh kondisi mereka sendiri yang menyedihkan sebagai akibat alami dari pilihan-pilihan yang bodoh (lihat Amsal 23:29-30). Lebih sering lagi, kesengsaraan dikaitkan dengan dosa dan pemberontakan terhadap Tuhan, dan penghakiman yang dihasilkan disebut sebagai "kesengsaraan/ celaka." Dalam Matius 23, Yesus mengucapkan tujuh "celaka" pada orang-orang munafik pada zaman-Nya; dalam Wahyu, ada berbagai penghakiman terakhir Tuhan atas umat manusia disebut sebagai tiga "celaka".
John MacArthur meneliti penggunaan kata celaka oleh Yesus dalam Alkitab: "Dalam kecaman-Nya terhadap para pemimpin Yahudi palsu, Yesus berulang kali menggunakan dua kata, celakalah, dan orang-orang munafik" (penekanan dari penulis). MacArthur melanjutkan, "Tetapi Yesus menggunakan kata celakalah kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi bukan sebagai seruan, melainkan sebagai pernyataan, pernyataan ilahi tentang penghakiman Tuhan. . . . Seperti yang telah disebutkan, bukan keinginan-Nya untuk menghukum mereka, melainkan agar mereka bertobat dan memperoleh keselamatan. Tetapi Ia tahu bahwa jika mereka tidak bertobat dan percaya, mereka akan masuk neraka di bawah murka Tuhan yang adil dan benar. Ketika Tuhan mengucapkan Celakalah kepada orang-orang jahat, Dia menggerakkan penghakiman ilahi" (The MacArthur New Testament Commentary: Matthew 16—23, ch. 35, Moody Publishers, 1988, hal. 375).
Bahasa Perjanjian Lama yang berapi-api menggunakan kata celakalah dalam beberapa bagian penghakiman. Sebagai contoh, dalam Yehezkiel 16:23-27, kita membaca tentang murka Tuhan terhadap Yerusalem atas penyembahan berhala mereka: "celaka, celakalah engkau! Demikianlah firman Tuhan ALLAH" (ayat 23). Dalam 1 Samuel 4:6-8, kita melihat bahwa bahkan orang-orang kafir pun takut akan kehadiran Tuhan dan malapetaka yang akan menimpa mereka: "Dan orang Filistin yang mendengar bunyi sorak itu berkata: 'Apakah bunyi sorak yang nyaring di perkemahan orang Ibrani itu?' Ketika diketahui mereka, bahwa tabut TUHAN telah sampai ke perkemahan itu, ketakutanlah orang Filistin, sebab kata mereka: 'Allah mereka telah datang ke perkemahan itu,' dan mereka berkata: 'Celakalah kita, sebab seperti itu belum pernah terjadi dahulu. Celakalah kita! Siapakah yang menolong kita dari tangan Allah yang maha dahsyat ini? Inilah juga Allah, yang telah menghajar orang Mesir dengan berbagai-bagai tulah di padang gurun.'" Hosea, Zefanya, Habakuk, dan banyak nabi lainnya mengucapkan celaka terhadap umat yang berdosa (Hosea 7:13; Zefanya 2:5; Habakuk 2:15).
Ayub memahami bahwa dosa membawa celaka: "Kalau aku bersalah, celakalah aku!" (Ayub 10:15). Dan dalam hal ini kita melihat cara untuk menghindari celaka: diampuni. Alkitab mengatakan bahwa pengampunan dosa datang melalui Yesus Kristus. Melalui kematian dan kebangkitan Yesus, Tuhan menyucikan orang-orang berdosa yang bersalah dan menyatakan mereka benar di hadapan-Nya. Perintahnya adalah bertobat dan percaya kepada Kristus (Matius 4:17; Kisah Para Rasul 16:31). "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus" (Roma 8:1). Masa-masa sulit mungkin akan datang dalam hidup ini, tetapi orang yang beriman kepada Kristus tidak akan mengalami kesengsaraan abadi dari penghakiman Tuhan.
English
Apakah makna dari celaka (woe) dalam Alkitab?