settings icon
share icon
Pertanyaan

Apa itu kiasmus (chiasm)/ struktur khiastik (chiastic) dalam Alkitab?

Jawaban


Kiasmus (chiasm/ chiasmus) adalah teknik sastra di mana urutan ide-ide disajikan dan kemudian diulang dalam urutan terbalik. Hasilnya adalah efek "cermin" karena ide-ide tersebut "dipantulkan" kembali dalam suatu ayat. Setiap ide terhubung dengan "pantulan"nya melalui kata yang diulang, seringkali dalam bentuk yang terkait. Istilah kiasmus/ chiasm berasal dari huruf Yunani chi, yang mirip dengan huruf X kita. Pola khiastik juga disebut "struktur cincin."

Struktur kiasmus biasanya diekspresikan melalui serangkaian huruf, masing-masing huruf mewakili ide baru. Misalnya, struktur ABBA merujuk pada dua ide (A dan B) yang diulang dalam urutan terbalik (B dan A). Seringkali, kiasmus mencakup ide lain di tengah pengulangan: ABXBA. Dalam struktur ini, dua ide (A dan B) diulang dalam urutan terbalik, tetapi ide ketiga disisipkan sebelum pengulangan (X). Karena posisinya, penyisipan tersebut ditekankan.

Beberapa kiasmus cukup sederhana. Pepatah umum "When the going gets tough, the tough get going" (Ketika untuk maju menjadi sulit/ tangguh, orang yang tangguh akan maju) adalah contoh kiasmus. Kata-kata “maju” dan “tangguh” diulang dalam urutan terbalik pada paruh kedua kalimat. Strukturnya adalah ABBA. Contoh lain kiasmus dengan struktur ABBA adalah axiom Benjamin Franklin, "By failing to prepare, you are preparing to fail." (Dengan gagal mempersiapkan diri, kamu sedang mempersiapkan kegagalan). Beberapa kiasmus lain lebih kompleks, bahkan mencakup seluruh puisi.

Banyak bagian dalam Alkitab menunjukkan struktur khiastik. Misalnya, kata-kata Yesus dalam Markus 2:27 berbentuk khiastik: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat." Menggunakan bentuk ABBA, kata-kata "Sabat" dan "manusia" diulang dalam urutan terbalik. Matius 23:12 adalah contoh lain.

Kiasmus yang lebih panjang terdapat dalam Yoel 3:17–21. Kiasmus ini memiliki tujuh bagian, digambarkan sebagai berikut: ABCXCBA. Berikut adalah ayatnya:

"Maka kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, adalah Allahmu,

yang diam di Sion, gunung-Ku yang kudus.

Dan Yerusalem akan menjadi kudus,

dan orang-orang luar tidak akan melintasinya lagi.

Pada waktu itu akan terjadi, bahwa gunung-gunung akan meniriskan anggur baru,

bukit-bukit akan mengalirkan susu,

dan segala sungai Yehuda akan mengalirkan air;

mata air akan terbit dari rumah TUHAN

dan akan membasahi lembah Sitim.

Mesir akan menjadi sunyi sepi,

dan Edom akan menjadi padang gurun tandus,

oleh sebab kekerasan terhadap keturunan Yehuda,

oleh karena mereka telah menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tanahnya.

Tetapi Yehuda tetap didiami untuk selama-lamanya dan Yerusalem turun-temurun.

Aku akan membalas darah mereka yang belum Kubalas;

TUHAN tetap diam di Sion.”

Ide-ide yang disampaikan dalam nubuat ini mengikuti susunan berikut:

A - Tuhan tinggal di Sion (ayat 17a)

B - Yerusalem adalah kudus (ayat 17b)

C - Penjajah asing diusir (ayat 17c)

X - Berkat-berkat Kerajaan (ayat 18)

C - Musuh asing dihancurkan (ayat 19)

B - Yerusalem dan Yehuda terpelihara (ayat 20–21a)

A - Tuhan berdiam di Sion (ayat 21b)

Ayat-ayat lain yang memberikan contoh kiasmus meliputi Pengkhotbah 11:3—12:2; Kejadian 6—9; Amos 5:4–6a; Yesaya 1:21–26; dan Yosua 1:5–9. Pola kiasmus dalam Alkitab hanyalah salah satu contoh lagi dari kekayaan dan kompleksitas Firman Allah yang diilhamkan.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apa itu kiasmus (chiasm)/ struktur khiastik (chiastic) dalam Alkitab?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries