settings icon
share icon
Pertanyaan

Kapan surat Efesus ditulis?

Jawaban


Rasul Paulus menulis surat Efesus saat berada dalam tahanan rumah di Roma. Surat tersebut ditujukan kepada jemaat Kristen di kota Efesus, yang terletak di pesisir barat Asia Kecil. Dalam surat tersebut, Paulus merangkum kabar baik Injil Yesus Kristus dan menekankan persatuan yang diciptakan oleh Injil di antara para percaya, terlepas dari latar belakang etnis atau sosial mereka. Bukti internal dan eksternal menunjukkan bahwa Paulus menulis Efesus antara tahun 60 dan 62 M.

Memahami apa yang terjadi setelah perjalanan misionaris ketiga Paulus memberikan gambaran tentang kapan ia menulis surat Efesus. Pejabat Romawi menangkap Paulus di Yerusalem sekitar tahun 57 M, setelah ia dituduh menimbulkan keributan di Bait Suci, pada akhir perjalanan misionaris ketiganya (Kisah Para Rasul 21:27–33). Antara tahun 57 dan 59 M, otoritas menahan Paulus di Kaisarea. Namun, setelah Paulus menggunakan haknya sebagai warga negara Romawi untuk mengajukan banding kepada Kaisar (Kisah Para Rasul 25:10–12), tentara membawanya ke Roma sekitar tahun 60 M.

Selama menunggu bandingnya di Roma, Paulus ditahan di bawah tahanan rumah selama dua tahun, dari tahun 60 hingga 62 M. Menurut Kisah Para Rasul 28:16, Paulus “diperbolehkan tinggal dalam rumah sendiri bersama-sama seorang prajurit yang mengawalnya.” Kisah Para Rasul 28:30 menambahkan bahwa ia “tinggal dua tahun penuh di rumah yang disewanya sendiri itu; ia menerima semua orang yang datang kepadanya.” Ia menulis Surat Efesus selama periode ini.

Bukti internal yang membantu menentukan tanggal penulisan Surat Efesus adalah referensi Paulus tentang dirinya yang berada di penjara. Misalnya, ia menulis, “Itulah sebabnya aku ini, Paulus, orang yang dipenjarakan karena Kristus Yesus untuk kamu orang-orang yang tidak mengenal Allah” (Efesus 3:1; lihat juga 4:1). Kemudian, ia menyebut dirinya sebagai “utusan yang dipenjarakan” (Efesus 6:20). Paulus juga menulis Filipi, Kolose, dan Filemon pada periode yang sama. Keempat surat ini dikenal sebagai surat-surat penjara. Referensi tentang penahanannya dalam surat-surat ini (misalnya, Filipi 1:13–14; Kolose 4:3, 10, 18; Filemon 1:1, 9–10, 13) mendukung kesimpulan bahwa Paulus menulis Efesus saat berada dalam tahanan rumah di Roma.

Paulus juga menyebut pembawa surat Tikhikus dalam Efesus dan Kolose. Di akhir Efesus, ia menulis, “Supaya kamu juga mengetahui keadaan dan hal ihwalku, maka Tikhikus, saudara kita yang kekasih dan pelayan yang setia di dalam Tuhan, akan memberitahukan semuanya kepada kamu. Dengan maksud inilah ia kusuruh kepadamu, yaitu supaya kamu tahu hal ihwal kami dan supaya ia menghibur hatimu” (Efesus 6:21–22). Demikian pula, dalam Kolose, Paulus berkata, “Semua hal ihwalku akan diberitahukan kepada kamu oleh Tikhikus, saudara kita yang kekasih, hamba yang setia dan kawan pelayan dalam Tuhan. Ia kusuruh kepadamu dengan maksud, supaya kamu tahu akan hal ihwal kami dan supaya ia menghibur hatimu” (Kolose 4:7–8). Referensi-referensi ini menunjukkan bahwa Paulus menulis surat Efesus pada waktu yang sama dengan surat Kolose.

Secara keseluruhan, bukti-bukti menunjukkan bahwa Paulus menulis Efesus antara tahun 60 dan 62 Masehi selama penahanannya di Roma. Bahkan saat ditahan, Paulus mengumumkan rencana Tuhan meninggikan Yesus di atas segala sesuatu dan membentuk suatu umat yang bersatu dalam kasih karunia, kasih, dan kedewasaan melalui iman kepada-Nya. Seperti yang Paulus nyatakan, Tuhan membangkitkan Yesus dari kematian “dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan ” (Efesus 1:20–21).

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Kapan surat Efesus ditulis?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries