settings icon
share icon
Pertanyaan

Kapan Maria meninggal? Bagaimana Maria meninggal?

Cetak
Jawaban


Alkitab terakhir kali menyebut Maria, ibu Yesus, ketika Roh Kudus turun atas dirinya (dan banyak orang lain) pada hari Pentakosta (Kisah Para Rasul 2:1–4). Setelah itu, tidak ada lagi yang disebutkan tentang Maria dalam Alkitab.

Maria kemungkinan besar menghabiskan sisa hidupnya di rumah Yohanes, menurut Yohanes 19:27. Kita tidak tahu persis di mana Yohanes tinggal. Dia mungkin memiliki rumah di Yerusalem atau Efesus. Beberapa orang berpendapat bahwa, karena kemungkinan besar Yohanes mengawasi banyak gereja di Asia Kecil, Maria pindah ke Efesus bersama Yohanes dan menjadi bagian dari gereja Efesus yang dipimpin oleh Timotius (1 Timotius 1:3), tetapi kita tidak dapat memastikannya. Sebuah tradisi menyebutkan bahwa Maria meninggal pada tahun 43 M, dan tradisi lain pada tahun 48 M, tetapi kita tidak memiliki cara untuk memverifikasi tanggal mana pun.

Tradisi dan legenda berusaha mengisi detail lebih lanjut tentang apa yang mungkin terjadi pada Maria pada tahun-tahun setelah Pentakosta. Salah satu legenda menyebutkan bahwa Maria tidak pernah tinggal di Efesus, melainkan tinggal di sebuah rumah batu kecil yang dibangun di atas mata air di sebuah bukit di jalan di luar Yerusalem. Menurut legenda tersebut, rumah Maria termasuk sebuah kapel doa dan sebuah ceruk di mana ia meletakkan salib. Di belakang rumahnya, menurut legenda, Maria mendirikan batu peringatan yang menandai berbagai jalan salib. Legenda lain mengatakan bahwa Yusuf dari Arimatea, beberapa waktu setelah penyaliban Yesus, membawa Maria ke Glastonbury di selatan Inggris. Di sana ia menghabiskan sisa hidupnya dan dimakamkan—bersama dengan Cawan Suci. Tak satu pun dari legenda-legenda ini didukung oleh bukti sejarah.

Pada awal abad ke-19, mistikus Katolik Catherine Emmerich mengalami penglihatan di mana ia mengaku telah menyaksikan menit-menit terakhir Maria. Dalam penglihatannya, Catherine menggambarkan kehadiran para rasul di tempat tidur Maria saat ia meninggal, Petrus yang memimpin Misa dan memberikan sakramen pengurapan terakhir kepada Maria, kematiannya (pada jam yang sama ketika Yesus wafat), kenaikan rohnya ke surga (didampingi oleh banyak jiwa yang dibebaskan dari api penyucian), pemakamannya, dan pengangkatan jasadnya pada malam berikutnya. Kita sama sekali tidak memiliki alasan untuk mempercayai apa pun yang diklaim telah dilihat Catherine Emmerich dalam penglihatannya yang di luar data Alkitab.

Pada akhirnya, kita harus menerima kenyataan bahwa kita tidak memiliki informasi apa pun mengenai kehidupan Maria setelah itu atau kematiannya. Fokus Alkitab adalah kematian dan kebangkitan Yesus serta karya-Nya yang terus berlanjut di dunia melalui Roh Kudus. Kisah Maria, meskipun lebih dari sekadar insiden dalam kisah Kristus, tetaplah bersifat subordinat.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Kapan Maria meninggal? Bagaimana Maria meninggal?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries