Pertanyaan
Kapan Injil Lukas ditulis?
Jawaban
Injil Lukas menyatakan bahwa Yesus dari Nazaret adalah Mesias yang dinantikan oleh Israel dan Penyelamat serta Tuhan seluruh dunia. Injil ini dimulai dengan pengumuman kelahiran ajaib Yesus kepada Maria dan diakhiri dengan penyaliban-Nya, kebangkitan pada hari ketiga, dan kenaikan-Nya ke surga. Kisah Lukas juga mencakup deskripsi rinci tentang ajaran-ajaran Yesus, perumpamaan, dan mukjizat-Nya. Lukas kemungkinan ditulis antara tahun 58 dan 62 M.
Mengidentifikasi penulis dan mempelajari detail tentang kehidupannya membantu mempersempit rentang waktu penulisan Injil Lukas. Pengantar Lukas menekankan penelitiannya yang teliti: “aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya” (Lukas 1:3). Kitab Kisah Para Rasul secara eksplisit menghubungkan dirinya dengan Injil Lukas: “Ddalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus” (Kisah Para Rasul 1:1). Oleh karena itu, penulisan kedua karya tersebut harus terjadi dalam rentang waktu kehidupan Lukas dan pelayanan aktifnya.
Meskipun sedikit informasi biografis tentang Lukas dalam Injil, Kitab Kisah Para Rasul dan tiga surat Paulus menyebutnya. Misalnya, dalam Kolose 4:14, Paulus menyebutnya sebagai “tabib Lukas yang kekasih.” Kemudian dalam 2 Timotius 4:11, Paulus menyebutkan bahwa “hanya Lukas yang tinggal dengan aku.” Dan dalam Filemon 1:24, Paulus menyertakan Lukas dalam salam penutupnya, menyebutnya “teman sekerjaku.” Referensi-referensi ini tentang Lukas sebagai rekan sekerja Paulus, terutama selama masa penjaranya, membantu memperkirakan kapan Lukas hidup dan menulis Injil yang dinamai menurut namanya.
Selain itu, karena Kisah Para Rasul adalah kelanjutan dari Injil Lukas, Injil Lukas pasti ditulis terlebih dahulu. Banyak ahli menanggalkannya pada tahun 60–62 M sebagian karena kisah itu berakhir secara tiba-tiba dengan Paulus masih hidup dan ditahan di Roma. Hal ini mendukung tanggal penulisan Injil Lukas pada akhir tahun 50-an atau awal 60-an. Artinya, catatan Lukas ditulis cukup dekat dengan peristiwa-peristiwa tersebut sehingga banyak orang yang secara pribadi melihat dan mendengar Yesus masih hidup.
Selain itu, seperti Matius dan Markus, Injil Lukas tidak menyebutkan kehancuran Yerusalem pada tahun 70 M, menunjukkan bahwa ketiga Injil tersebut ditulis sebelum tragedi itu terjadi. Faktanya, Yesus telah meramalkan hukuman ini (Lukas 19:43–44). Yesus juga menggambarkan pengepungan Yerusalem (Lukas 21:20–24). Jika Lukas menulis setelah kehancuran tersebut, ia kemungkinan besar akan mencatat pemenuhannya, mengingat penekanan Lukas pada detail historis dan nubuat.
Bukti tentang kapan Injil ditulis mendukung reputasi Lukas sebagai sejarawan yang teliti dan menambah kredibilitas atas kisahnya tentang pelayanan Yesus. Lukas 19:10 menangkap inti tujuan Yesus: “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” Karena Injil ditulis pada akhir tahun 50-an hingga awal 60-an, dalam masa hidup para saksi mata, pembaca dapat mempercayai bahwa catatan Lukas mencerminkan kesaksian yang dapat diandalkan tentang Yesus.
English
Kapan Injil Lukas ditulis?