settings icon
share icon
Pertanyaan

Apa itu hapax legomenon?

Jawaban


Hapax Legomenon (jamak: legomena) adalah istilah Yunani yang secara harfiah berarti “diucapkan sekali saja.” Istilah ini kini merujuk pada kata yang hanya digunakan sekali dalam konteks tertentu, baik dalam karya seorang penulis tertentu, sebuah karya sastra tertentu, maupun dalam seluruh tulisan yang diketahui dalam bahasa tertentu. Karya-karya Shakespeare diperkirakan mengandung ribuan hapax legomena, karena sekitar 6.500 kata hanya muncul sekali dalam seluruh puisi dan drama Shakespeare.

Alkitab mengandung ratusan hapax legomena, yaitu kata-kata yang hanya muncul sekali dalam Alkitab. Namun, makna sebagian besar istilah ini tidak dipertanyakan karena digunakan dalam literatur Yunani dan Ibrani/Semit Kuno lainnya. Seperti biasa, konteks sangat penting. Jika makna kata tersebut diketahui dari literatur kuno lain dan makna tersebut sesuai dengan konteks ayat Alkitab, maka kata tersebut dapat diterjemahkan dengan keyakinan yang penuh.

Terkadang konteks Alkitab dan komponen kata membuat makna menjadi jelas tanpa perlu merujuk pada literatur lain. Misalnya, kata parathalassios adalah hapax legomenon, digunakan dalam Matius 4:13 dan tidak muncul di tempat lain dalam Perjanjian Baru. Namun, terjemahannya mudah karena kata tersebut merupakan gabungan dari para, preposisi yang berarti “di samping” atau “di dekat”; dan thalassios, yang berarti “laut.” Jadi, parathalassios kemungkinan besar berarti "di samping laut," yang sesuai dengan konteksnya karena ayat tersebut memberitahu kita di mana kota Kapernaum terletak. Ternyata, kota tersebut terletak di tepi utara Danau Galilea.

Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul mengandung banyak hapax legomena, biasanya istilah medis yang ditemukan dalam teks medis Yunani kuno tetapi eksklusif dalam tulisan Lukas di Alkitab. Istilah-istilah semacam ini dapat diharapkan, karena Lukas dilatih sebagai dokter. Contohnya termasuk aphrou (“busa”) dalam Lukas 9:39; hudropikos (“sakit busung air”) dalam Lukas 14:2; dan helkoo (“penuh dengan borok”) dalam Lukas 16:20. Dalam deskripsinya tentang penderitaan Yesus di Gethsemane, Lukas menggunakan tiga hapax legomena medis dalam Lukas 22:44: agōnia (“ketakutan/ penderitaan”), hidrōs (“peluh”), dan thrombos (“titik-titik darah”).

Hanya ada sedikit kata dalam Alkitab yang sama sekali tidak dikenal dalam literatur lain. Ada sekitar 400 hapax legomena semacam itu yang muncul dalam Perjanjian Lama dan sekitar 25 dalam Perjanjian Baru. Jumlahnya dulu jauh lebih besar, tetapi dengan penemuan arkeologi baru, daftar tersebut telah menyusut dari tahun ke tahun. Tidaklah tidak masuk akal untuk berpikir bahwa suatu hari daftar tersebut mungkin akan hilang sepenuhnya.

Sampai informasi lebih lanjut dapat diungkap, konteks dan komponen individu dari hapax legomena yang tersisa digunakan untuk mencapai terjemahan terbaik yang mungkin berdasarkan pengetahuan yang kita miliki, dan terkadang kita tidak dapat sepenuhnya yakin. Salah satu hapax legomena yang terkenal dalam Perjanjian Baru terdapat dalam Doa Bapa Kami: “Berikanlah kepada kami pada hari ini roti kami sehari-hari” (dalam terjemahan bahasa Inggris) (Matius 6:11; Lukas 11:3; dan dalam Didache). Meskipun kata untuk “sehari-hari” digunakan dalam tiga dokumen yang berbeda, kata tersebut hanya digunakan dalam satu konteks—dalam satu baris Doa Bapa Kami—dan oleh karena itu secara teknis dianggap sebagai hapax legomenon.

Kata Yunani yang diterjemahkan sebagai “sehari-hari” dalam Doa Bapa Kami adalah epiousios, tetapi kita sebenarnya tidak tahu persis apa artinya. Jika kata tersebut merupakan kata majemuk, maka terdiri dari preposisi epi, yang memiliki berbagai arti tetapi biasanya berkaitan dengan konsep “di atas” atau “selama.” Kata ousious berarti “substansi” atau “keberadaan.” Epiousios diartikan sebagai “pada [hari] keberadaan” atau “setiap hari.” Kata Inggris “setiap hari” sesuai dengan konteks karena roti biasanya dibuat segar setiap hari sebelum adanya pengawet, dan masuk akal untuk berdoa memohon pasokannya setiap hari. Para ahli lain berpendapat epiousios mungkin merujuk pada “yang diperlukan untuk keberadaan,” yang bahkan bisa jadi roti rohani.

Meskipun ada beberapa contoh hapax legomena dalam Alkitab, tidak satupun dari mereka membuat ayat-ayat di mana mereka ditemukan menjadi tidak dapat dipahami. Meskipun kita tidak dapat mengetahui arti pasti suatu kata, kita biasanya dapat menemukan beberapa kemungkinan yang masuk akal dalam konteksnya. Tidak satupun dari hapax legomena seharusnya mengancam keyakinan kita pada Alkitab sebagai Firman Allah atau keyakinan kita bahwa kita dapat membacanya dan memahaminya.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apa itu hapax legomenon?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries