Pertanyaan
Apa itu Gereja Militan?
Jawaban
“Gereja Militan” adalah istilah yang terutama, namun tidak eksklusif, digunakan oleh Katolik Roma untuk merujuk pada tubuh umat beriman yang hidup dan berada di dunia pada setiap masa dalam sejarah. Istilah ini menekankan perjuangan gereja di segala zaman untuk memperluas Kerajaan Allah dan mengalahkan kekuatan Setan.
Lirik lagu pujian tahun 1865 “Onward Christian Soldiers” (Prajurit Kristen Maju) karya Sabine Baring-Gould merupakan pengingat yang baik tentang arti menjadi “gereja militan”:
Maju, prajurit Kristen,
Berbaris seperti menuju perang,
Dengan salib Yesus
Yang memimpin di depan!
Kristus, Raja yang mulia,
Memimpin melawan musuh;
Maju ke medan perang
Lihatlah bendera-Nya berkibar!
Reffrain: Majulah, prajurit-prajurit Kristen,
Berbaris seperti menuju perang,
Dengan salib Yesus
Yang memimpin di depan!
Di nama Yesus
Pasukan Setan melarikan diri;
Maju terus, prajurit Kristen,
Maju menuju kemenangan!
Fondasi neraka bergetar
Di sorak pujian;
Saudara-saudara, angkat suara kalian,
Nyanyikan lagu pujian dengan keras!
Seperti tentara yang perkasa
Bergeraklah Gereja Tuhan;
Saudara-saudara, kita melangkah
Di tempat para kudus telah melangkah.
Kita tidak terpecah,
Kita satu Tubuh—
Satu dalam harapan dan ajaran,
Satu dalam kasih.
Mahkota dan takhta mungkin lenyap,
Kerajaan bangkit dan runtuh,
Tetapi Gereja Yesus
Akan tetap teguh.
Pintu neraka takkan pernah
Dapat mengalahkan Gereja;
Kita memiliki janji Kristus sendiri,
Yang takkan pernah gagal.
Maju terus, hai umat,
Bergabunglah dengan kerumunan kami yang bahagia;
Padukan suara kalian
Dalam nyanyian kemenangan.
Kemuliaan, pujian, dan kehormatan
Bagi Kristus, Raja—
Ini dinyanyikan oleh manusia dan malaikat
Melalui zaman yang tak terhitung.
Gambaran militan dalam lagu-lagu seperti ini tidak boleh disamakan dengan advokasi untuk pemerintahan teokratis atau mengambil alih dunia untuk menerapkan hukum Kristen. Dengan kata lain, ini bukanlah lawan dari “Islam militan.”
Gereja dapat dengan tepat disebut “Gereja Militan,” karena Alkitab menggunakan gambaran perang dalam menggambarkan kehidupan Kristen. Tentu saja, militanisme gereja tidak ditujukan kepada manusia atau institusi manusia. Seperti yang diingatkan Paulus, “karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara” (Efesus 6:12). “Senjata” gereja adalah Firman Tuhan (Efesus 6:17). “Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus” (2 Korintus 10:3–5).
Komposisi Gereja Militan terus berubah, karena Gereja Militan hanya terdiri dari mereka yang ada di bumi pada waktu tertentu. (Misalnya, pada tahun 70 M, semua orang Kristen yang hidup pada saat itu merupakan bagian dari Gereja Militan pada waktu itu. Saat ini, Gereja Militan terdiri dari semua orang percaya yang hidup pada waktu ini.) Gagasan tentang Gereja Militan terdapat dalam ayat-ayat Alkitab seperti 1 Timotius 6:12, “Bertandinglah dalam pertandingan iman”; Efesus 6:11, “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah”; dan 2 Korintus 6:7, “. . . dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela.” Bumi adalah medan perang, dan semua orang Kristen adalah bagian dari Gereja Militan dan terlibat dalam pertempuran rohani, baik mereka menyadarinya maupun tidak.
Gereja Militan juga merupakan nama organisasi Katolik Roma yang berdedikasi untuk menyebarkan ajaran Katolik melalui media digital. Organisasi ini dikenal sebagai Real Catholic TV hingga tahun 2012. Sebagian besar konten mereka membahas isu-isu sosial, budaya, dan/atau politik.
English
Apa itu Gereja Militan?