settings icon
share icon
Pertanyaan

Apa saja metode mempelajari Alkitab?

Jawaban


Ada beberapa cara mempelajari Alkitab secara sistematis dan teratur. Dalam artikel ini, kita akan mengelompokkannya ke dalam dua kelompok besar: Studi Kitab dan Studi Topik. Sebelum membahas berbagai macam metode mempelajari Alkitab, adalah penting menyadari bahwa semua metode ini memiliki kesamaan dan harus mengikuti peraturan ilmu tafsir supaya kita tidak menyalah-tafsirkan ajaran Alkitab. Sebagai contoh, apapun cara kita mempelajari Alkitab, adalah penting bahwa studi itu mempertimbangkan konteks dari subyek atau ayat yang dibahas , baik dalam hubungannya dengan pasal, kitab, dan secara besar dalam Alkitab. Tujuan utama kita seharusnya memahami maksud dan tujuan di balik penulisannya. Dalam kata lain, apakah yang bermaksud disampaikan oleh penulisnya, dan bagaimana pesannya akan ditangkap oleh pembacanya pada waktu itu? Prinsip ini menyadari bahwa Alkitab tidak ditulis dalam sebuah vakum, melainkan berupa sebuah dokumen bersejarah yang ditulis pada pembaca khusus pada waktu yang khusus dengan tujuan yang khusus. Ketika makna sesungguhnya sebuah perikop dapat dipahami, barulah kita hendak berupaya menerapkannya dalam kehidupan kita di zaman ini.

Studi Kitab: Metode studi Kitab berfokus pada suatu kitab di dalam Alkitab atau juga satu bagian dari kitab itu, seperti pasal tertentu, satu perikop bacaan, maupun satu ayat saja. Baik melalui studi pasal maupun ayat-per-ayat di dalam sebuah kitab, prinsip dan tujuannya adalah sama. Sebagai contoh, demi mempelajari suatu kitab secara mendetil, kita perlu memahami konteks di balik tiap pasal dan ayat. Sejalan dengan itu, demi memahami sebuah ayat, kita perlu memahami pesan menyeluruh dalam pasal serta kitabnya. Selebihnya, baik dalam tingkat ayat, maupun dalam tingkat kitab, kita perlu memperhatikan konteks besar Alkitab pula.

Studi Topik: Terdapat berbagai cara kita dapat mempelajari topik dalam Alkitab. Sebagai contoh, kita dapat mempelajari biografi, dimana kita menyelidiki semua yang tertulis dalam Alkitab tentang seorang tokoh; studi kata, dimana kita menelusuri keseluruhan Alkitab terkait satu kata atau subyek tertentu; dan studi geografi, dimana kita mempelajari segala sesuatu tentang kota, negara, atau bangsa yang disebut dalam Alkitab. Studi topik adalah penting guna memahami apa yang diajarkan Alkitab terkait sebuah subyek atau topik. Kita harus waspada terhadap kesimpulan yang kita tarik, supaya tidak memisahkan ayat dari konteksnya dan malah mencapai konklusi yang berlawanan dengan hasil dari studi ayat dan studi pasal. Studi topik berguna dalam memahami ajaran Alkitab mengenai sebuah subyek, secara teratur dan menyeluruh.

Dalam mempelajari Alkitab, cukup bermanfaat jika kita menggunakan metode belajar yang berbeda. Ada kalanya kita dapat mengkhususkan waktu untuk mendalami studi kitab, sedangkan pada waktu yang lain kita lebih terbantu oleh studi topik. Apapun cara belajarnya, kita perlu mengingat beberapa poin mendasar: 1-Pengamatan-Apa yang sedang diajarkan Alkitab? 2-Penafsiran-Apa yang dimaksud oleh Alkitab? Dan 3-Aplikasi-Bagaimana cara menerapkan ajaran Alkitab ini ke dalam kehidupan saya? Apapun metode yang kita gunakan, adalah penting menangani Firman Allah sebagai “seorang pekerja yang tidak usah malu” (2 Timotius 2:15).

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apa saja metode mempelajari Alkitab?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon YouTube icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries