Apakah Allah mengetahui masa depan?



 

Pertanyaan: Apakah Allah mengetahui masa depan?

Jawaban:
Alkitab selalu tepat, terutama dalam halnya nubuatan. Pertimbangkan saja contohnya nubuat bahwa Kristus akan dilahirkan di Betlehem di Yudea, sebagaimana telah diramalkan dalam Mikha 5:2. Mikha membuat nubuat tersebut di sekitar tahun 700 S.M. Dimanakah Kristus dilahirkan tujuh abad kemudian? Di Betlehem, Yudea (Lukas 2:1-20; Matius 2:1-12).

Peter Stoner, dalam karya tulis Science Speaks, menunjukkan bahwa nubuat Alkitab tidak dapat bersifat kebetulan. Dengan menggunakan hukum probabilitas dalam membahas kedelapan nubuat mengenai Kristus, Stoner menemukan bahwa kemungkinan seseorang dapat memenuhi semua dari kedelapan nubuat itu adalah 1 dibanding 10 dengan pangkat 17. Dalam kata lain, hanya ada 1 kesempatan dari 100,000,000,000,000,000. Dan itu hanya mempertimbangkan delapan nubuat; Yesus menggenapi lebih dari itu. Tidak dapat disangkal bahwa ketepatan dan keandalan Alkitab telah dibuktikan oleh nubuat.

Karena Allah dapat bernubuat tentang masa depan, tentunya itu berarti Ia mengetahui masa depan. Yesaya merekam kata-kata ini tentang Allah: "Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan" (Yesaya 46:9-10). Hanya Allah yang dapat berada pada permulaan dan dengan tepat menyatakan akhir segala sesuatu.

Allah MahaTahu; Ia tahu segala sesuatu dan segala kemungkinan. Allah juga bersifat kekal (Mazmur 90:2). Sebagai Allah yang kekal dan MahaTahu, Ia telah hidup dalam masa lampau, masa kini, dan masa depan kita. Allah adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir (Wahyu 21:6).

Ada berbagai nubuat dalam Alkitab yang menanti penggenapannya. Oleh karena Allah mengetahui masa depan, kita dapat yakin bahwa semua nubuat akan tergenapi. Adapun peristiwa-peristiwa yang sedang terpenuhi sekarang juga menurut perencanaan Allah. Kita tahu siapa yang memegang masa depan - Allah yang benar, pribadi, kekal, dan MahaTahu yang ditemui dalam Alkitab.



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apakah Allah mengetahui masa depan?