Pertanyaan
Apakah yang dimaksud dengan tempat pijakan, secara rohani?
Jawaban
Tempat pijakan adalah posisi yang aman dan strategis untuk maju. Pada Perang Dunia II, pasukan Sekutu menyerbu Normandia, Prancis, dan membangun sebuah tempat pijakan di belakang garis musuh. tempat pijakan tersebut memungkinkan Sekutu menciptakan basis operasi dan terbukti menjadi batu loncatan menuju kemenangan di Eropa. Jika tidak ada tempat pijakan di Normandia, pasukan Sekutu berada pada posisi yang sangat tidak menguntungkan, dan kemenangan akan jauh lebih sulit untuk diwujudkan. Alkitab berbicara tentang tempat pijakan dalam istilah rohani.
Masa-masa sulit
Dalam kesusahannya, pemazmur berseru kepada Tuhan untuk keselamatan. Situasinya sangat mengerikan: "Aku tenggelam ke dalam rawa yang dalam, tidak ada tempat bertumpu; aku telah terperosok ke air yang dalam, gelombang pasang menghanyutkan aku" (Mazmur 69:3). Pemazmur merasa seolah-olah dia tidak dapat menemukan tempat berpijak yang kokoh, dan dia berada dalam bahaya tersapu oleh masalah yang luar biasa. Ia membutuhkan campur tangan ilahi, dan segera.
Peperangan Rohani
Pada saat bertobat, orang-orang Kristen terdaftar dalam tentara rohani dan terlibat dalam peperangan rohani karena mereka langsung menjadi musuh Iblis (lihat Efesus 6:10-12). Simbolisme militer yang digunakan Paulus untuk menggambarkan perlengkapan senjata rohani kita mencakup alas kaki: kita harus memiliki "kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera" (ayat 15). Kita harus memastikan bahwa kaki kita tidak tergelincir. Penting bagi kita untuk mempertahankan pijakan yang kita miliki dan tidak kehilangan tempat pijakan.
Dalam memberikan petunjuk tentang bagaimana menjalani kehidupan Kristen, Paulus memperingatkan agar kita tidak memberikan tempat berpijak kepada iblis: "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis" (Efesus 4:26-27). Iblis berusaha untuk mendapatkan posisi yang strategis dalam kehidupan orang percaya. Mungkin melalui sesuatu yang sederhana seperti berpegang pada kemarahan. Dendam, kepahitan, dan sejenisnya memberikan Iblis pijakan dalam hidup kita, dan dia akan lebih mudah menyerang kita di area lain.
Begitu Iblis membangun tempat pijakan, dia selalu berusaha untuk membuat kemajuan lebih lanjut. Dia akan terus menyebarkan kebohongannya dan memperbanyak godaan; pada akhirnya, pijakannya dapat menjadi benteng pertahanan. Namun, dengan kasih karunia Tuhan, orang Kristen memiliki perlengkapan senjata rohani, dan melalui kuasa Tuhan, ia dapat melawan Iblis (lihat Yakobus 4:7).
Melawan balik
2 Korintus 10:4 menyatakan, "Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng."
Melawan Iblis dimulai dengan tunduk kepada Tuhan (Yakobus 4:7) dan perlu mendekat kepada Tuhan (Yakobus 4:8). Hal ini melibatkan penggunaan Firman Tuhan, pedang Roh (Efesus 6:17), dan "dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh" (Efesus 6:18). Ketika orang Kristen memberikan segalanya kepada Tuhan dan menolak untuk memberikan satu inci pun kepada Iblis, maka ia akan menemukan keselamatan dan keamanan.
Kesimpulan
Iblis akan berusaha mengalahkan orang Kristen dengan terlebih dahulu berusaha membangun tempat pijakan di dalam kehidupannya. Dosa yang terus berlanjut dan tidak bertobat dapat membuka pintu bagi Iblis dan memberinya tempat pijakan. Hal ini dapat dicegah dengan mengandalkan Tuhan dan menjaga prioritas yang benar: "Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya" (2 Timotius 2:4). Yesus adalah komandan kita. Dia tidak hanya menyelesaikan masalah dosa kita, tetapi Dia juga memberi kita kuasa melalui Roh Kudus (2 Timotius 1:7).
English
Apakah yang dimaksud dengan tempat pijakan, secara rohani?