settings icon
share icon
Pertanyaan

Apa itu epistle (surat Perjanjian Baru) dalam Alkitab?

Jawaban


Kata "epistle" (surat) berasal dari kata Yunani "epistole" yang berarti "surat" atau "pesan." Surat-surat merupakan bentuk utama komunikasi tertulis di dunia kuno, terutama pada masa Perjanjian Baru. Karena banyak kitab Perjanjian Baru awalnya ditulis sebagai surat kepada gereja-gereja atau individu, mereka disebut sebagai Surat-surat (epistles).

Sebuah surat biasanya ditulis di atas gulungan kertas. Seringkali, surat tersebut didiktekan dan kemudian diperiksa oleh penulis sebelum dikirimkan oleh seorang utusan yang dipercaya. Misalnya, 1 Petrus menyebutkan bahwa surat tersebut ditulis oleh Petrus dan dituliskan oleh Silwanus, atau Silas (1 Petrus 5:12). Timotius terlibat dalam penulisan dan pengiriman beberapa surat Rasul Paulus (Kolose 1:1; 1 Tesalonika 1:1; Filemon 1:1), meskipun Paulus menandatangani masing-masing surat untuk memverifikasi bahwa dia adalah penulisnya (Galatia 6:11).

Surat-surat juga umumnya mengikuti format yang familiar. Sebagian besar surat Paulus dimulai dengan pengantar yang menyebutkan namanya dan nama rekan-rekannya, menyebutkan penerima surat, dan memberikan salam. Pengantar diikuti oleh isi utama surat, dan surat-surat sering diakhiri dengan berkat umum dan catatan pribadi kepada individu-individu di gereja penerima.

Surat-surat dalam Alkitab semuanya terdapat dalam Perjanjian Baru. Mereka mencakup 21 dari 27 kitab Perjanjian Baru, mulai dari Roma hingga Yudas. Tiga belas dari surat-surat ini ditulis oleh rasul Paulus: Roma, 1 dan 2 Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1 dan 2 Tesalonika, 1 dan 2 Timotius, Titus, dan Filemon. Di dalam kelompok Surat-surat Paulus ini terdapat subkelompok yang disebut Surat-surat Penjara (Efesus, Filipi, Kolose, dan Filemon), yang dinamakan demikian karena ditulis selama masa penahanan Paulus di Roma selama dua tahun (Kisah Para Rasul 28:30–31). Surat-surat Pastoral (1 dan 2 Timotius serta Titus) ditulis kepada pemimpin gereja dan berisi banyak ajaran mengenai praktik-praktik dalam gereja awal.

Setelah tulisan-tulisan ini, terdapat delapan Surat Umum (kadang-kadang disebut Surat "Katolik", karena ditulis untuk audiens "universal") yang meliputi Ibrani, Yakobus, 1 dan 2 Petrus, 1, 2, dan 3 Yohanes, serta Yudas. Penulis Surat Ibrani tidak diketahui (meskipun banyak yang secara historis mengaitkan kitab ini dengan Paulus atau salah satu rekan Paulus). Yakobus adalah salah satu tulisan Perjanjian Baru yang paling awal dan ditulis oleh Yakobus, saudara tiri Yesus (1 Korintus 15:7). Rasul Petrus menulis 1 dan 2 Petrus. Rasul Yohanes (penulis Injil Yohanes dan Wahyu) menulis 1 Yohanes, 2 Yohanes, dan 3 Yohanes. Surat Yudas yang singkat ditulis oleh Yudas, saudara tiri Yesus yang lain (Yudas 1:1).

Semua penulis surat yang diketahui adalah seorang rasul (Paulus, Petrus, Yohanes) atau anggota keluarga Yesus (Yakobus, Yudas). Setiap individu ini menerima panggilan unik dari Tuhan Yesus yang meliputi penulisan surat kepada orang lain. Surat-surat ini, yang diilhami oleh Roh Kudus, disimpan sebagai bagian dari tulisan-tulisan Perjanjian Baru hingga saat ini.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apa itu epistle (surat Perjanjian Baru) dalam Alkitab?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries