Pertanyaan
Siapakah Zadok dalam Alkitab?
Jawaban
Zadok bin Ahitub adalah seorang imam dari suku Lewi pada masa Raja Daud. Selama bertahun-tahun, ia menjabat sebagai imam besar bersama Abyatar. Zadok adalah keturunan Harun dan pemimpin atas kaum Lewi dari keluarganya (1 Tawarikh 27:17).
Ketika Absalom berkonspirasi melawan ayahnya, Daud, Daud terpaksa melarikan diri dari Yerusalem (2 Samuel 15:13–14). Zadok beserta anaknya, Ahimaas, serta rekan imamnya, Abyatar, dan anaknya, Yonatan, turut mendampingi Daud; Zadok memimpin rombongan orang Lewi yang mengusung Tabut Perjanjian. Saat orang banyak keluar dari kota, orang-orang Lewi dari pihak Zadok meletakkan Tabut itu, dan Abyatar mempersembahkan korban (ayat 24). Setelah orang banyak meninggalkan Yerusalem, Daud memerintahkan Zadok dan Abyatar, beserta anak-anak mereka, untuk kembali ke Yerusalem dengan membawa Tabut itu (ayat 25). Zadok ditugaskan untuk menyampaikan kabar kepada Daud mengenai situasi di kerajaan di bawah kekuasaan Absalom.
Daud juga telah mengutus sahabatnya, Husai, kembali ke Yerusalem untuk memantau rencana Absalom; melalui Husai-lah Zadok dan Abyatar mendengar bahwa Absalom berencana memburu Daud serta membinasakan dia dan orang-orang yang bersamanya. Husai, Zadok, dan Abyatar mengutus Ahimaas dan Yonatan untuk mencari Daud. Setelah sempat bersembunyi di dalam sebuah sumur dari kejaran anak buah Absalom, Ahimaas dan Yonatan berhasil meloloskan diri dari kota itu dan menyampaikan pesan kepada Daud: "Pada malam ini janganlah bermalam di tempat-tempat penyeberangan ke padang gurun, tetapi menyeberanglah dengan segera, supaya jangan raja dan seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia itu ditelan habis" (2 Samuel 17:16). Daud berhasil meloloskan diri, dan tak lama kemudian, panglima Daud, Yoab, membunuh Absalom (2 Samuel 18:1–15). Dengan hati yang hancur karena kematian putranya, Daud kembali ke Yerusalem.
Bertahun-tahun kemudian, ketika Raja Daud sudah sangat tua, putranya yang bernama Adonia mengangkat dirinya sendiri menjadi raja, padahal putra Daud yang lain, Salomo, seharusnya naik takhta setelah kematian Daud (1 Raja-raja 1:5). Adonia memiliki sejumlah pendukung, termasuk imam Abyatar, namun Zadok, nabi Natan, dan beberapa tokoh penting lainnya mendukung pilihan Daud serta menentang Adonia (ayat 8). Natan memberi tahu Batsyeba, istri Daud, mengenai rencana Adonia dan menyarankannya untuk melaporkan situasi tersebut kepada Raja Daud. Batsyeba pun melakukannya, lalu Daud memerintahkan Zadok dan Natan untuk segera membawa Salomo ke Gihon dan mengurapinya sebagai raja (ayat 32–34).
Ketika Imam Zadok mengurapi kepala Salomo dengan minyak di Gihon, sangkakala ditiup, dan seluruh rakyat yang berkumpul mulai bersorak serta bersukacita (1 Raja-raja 1:39–40). Suaranya begitu keras hingga Adonia, yang sedang mengadakan perjamuan di dekat tempat itu, mendengarnya dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Pada saat itulah, Yonatan anak Abyatar tiba dan memberi tahu Adonia bahwa Salomo telah diurapi menjadi raja (ayat 41–45). Adonia melarikan diri ke Bait Allah dan memegang tanduk-tanduk mezbah, memohon agar Salomo mengampuni nyawanya (ayat 50–51). Salomo mengabulkan permohonan itu, namun belakangan Adonia kembali mengincar takhta, sehingga memaksa Salomo untuk mengeksekusinya (1 Raja-raja 2:13–25).
Meskipun Abyatar telah mengabaikan kehendak Raja Daud dan mendukung Adonia, Zadok tetap setia kepada Daud dan mendukung Salomo. Akibatnya, Abyatar kehilangan jabatan imamnya, sedangkan Zadok dianugerahi kedudukan sebagai salah satu pejabat utama Salomo (1 Raja-raja 4:4) serta diakui sebagai satu-satunya imam besar.
Ada beberapa pria lain bernama Zadok dalam Alkitab, namun mereka hanya disebutkan dalam satu atau dua ayat saja. Mereka dapat ditemukan dalam 1 Tawarikh 6:12 (Zadok keturunan Imam Zadok), 1 Tawarikh 9:11 dan Nehemia 11:11 (Zadok orang Lewi), 2 Raja-raja 15:33 dan 2 Tawarikh 27:1 (Zadok ayah Yerusa), Nehemia 3:4 (Zadok anak Baana), Nehemia 3:29 (Zadok anak Imer), Nehemia 10:21 (Zadok pemimpin orang Israel), Nehemia 13:13 (Zadok juru tulis), dan Matius 1:14 (Zadok, leluhur Yesus Kristus).
English
Siapakah Zadok dalam Alkitab?