settings icon
share icon
Pertanyaan

Bagaimana kisah Yakub, Lea, dan Rahel?

Cetak
Jawaban


Kisah rumit Yakub, Lea, dan Rahel merupakan salah satu bagian terpanjang dalam Kitab Kejadian dan memuat banyak informasi yang berkaitan dengan sejarah bangsa Yahudi. Yakub, putra Ishak dan cucu Abraham, melarikan diri ke rumah pamannya, Laban. Saat itu, Yakub takut saudara kembarnya, Esau, akan membunuhnya (Kejadian 27:41–46). Di rumah Labanlah Yakub bertemu dengan Lea dan Rahel.

Laban menawarkan tempat tinggal kepada keponakannya, Yakub. Yakub segera jatuh cinta pada putri bungsu Laban, Rahel, dan setuju untuk bekerja bagi Laban selama tujuh tahun sebagai imbalan atas pernikahan dengannya (Kejadian 29:16–20).

Laban setuju, tetapi setelah tujuh tahun, ia menipu Yakub. Pada malam ketika Yakub dan Rahel akan menikah, Laban memberikan Lea, kakak perempuan Rahel, kepadanya sebagai istri. Yakub protes, tetapi Laban berargumen bahwa bukan kebiasaan untuk menikahkan putri bungsu terlebih dahulu. Jadi, hal itu resmi: Yakub dan Lea harus tetap menikah. Laban lalu mengatakan Yakub masih bisa mendapatkan Rahel sebagai imbalan atas tujuh tahun kerja lagi (Kejadian 29:21–30). Dalam sebuah ironi, Yakub si penipu justru ditipu. Sebagai imbalan atas kerja selama empat belas tahun, Yakub memiliki dua istri, Lea dan Rahel.

Yakub lebih menyayangi Rahel dan mencintainya lebih dari Lea. Tuhan mengimbangi kurangnya kasih yang diterima Lea dengan memberinya anak-anak dan menutup rahim Rahel untuk sementara waktu (Kejadian 29:31). Terjadilah persaingan yang sengit di antara kedua istri itu. Bahkan, pada suatu saat kedua istri itu saling menawar hak untuk tidur dengan Yakub. Kejadian 30:16 mengatakan, “Ketika Yakub pada waktu petang datang dari padang, pergilah Lea mendapatkannya, sambil berkata: 'Engkau harus singgah kepadaku malam ini, sebab memang engkau telah kusewa dengan buah dudaim anakku.' Sebab itu tidurlah Yakub dengan Lea pada malam itu,” dan Lea pun hamil. Pada akhirnya, Yakub memiliki dua belas anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Yakub dan Lea memiliki enam anak laki-laki dan seorang anak perempuan; Zilpa, hamba perempuan Lea, melahirkan dua anak laki-laki bagi Yakub; Yakub dan Rahel memiliki dua anak laki-laki; dan Bilha, hamba perempuan Rahel, melahirkan dua anak laki-laki lagi bagi Yakub (Kejadian 35:23–36).

Setelah dua puluh tahun bersama Laban, Yakub, Lea, dan Rahel, yang kini sangat kaya, membawa keluarga mereka kembali ke Kanaan. Saat mereka meninggalkan rumah Laban, Rahel mencuri terafim ayahnya dan berbohong tentang kepemilikannya (Kejadian 31). Saat mendekati rumah, Yakub tahu bahwa ia harus menghadapi Esau lagi. Ia masih takut akan kemarahan Esau, dan ia mengirim hadiah untuk menenangkannya sebelum tiba. Malam sebelum Yakub menyeberangi Sungai Yabok, ia “bergumul melawan Allah” dan diberi nama “Israel” beserta berkat dari Allah.

Kisah Yakub dan Rahel berakhir tragis, karena Rahel meninggal saat melahirkan anak keduanya, Benyamin. Rahel menamainya Ben-Oni (“anak kesedihanku”), tetapi Yakub mengganti namanya menjadi Benyamin (“anak tangan kananku”). Rahel “dikuburkan di sisi jalan ke Efrata, yaitu Betlehem. Yakub mendirikan tugu di atas kuburnya; itulah tugu kubur Rahel sampai sekarang” (Kejadian 35:19–20).

Perkawinan Yakub dan Lea berlangsung lebih lama, namun pada akhirnya Lea pun meninggal di Kanaan dan dikuburkan di makam yang sama dengan Abraham, Sarah, Ishak, dan Ribka (Kejadian 49:30–32). Yakub dan putranya, Yusuf, kelak juga akan dikuburkan di makam tersebut (Kejadian 50).

Kisah Yakub, Lea, dan Rahel dipenuhi dengan banyak kesulitan, namun Tuhan menggunakan orang-orang ini secara besar-besaran untuk mempengaruhi sejarah. Kedua belas putra mereka adalah pemimpin dari kedua belas suku yang menjadi bangsa Israel. Melalui keluarga mereka, Tuhan memberkati seluruh dunia, karena Yesus Kristus dilahirkan dari suku Yehuda dan menawarkan keselamatan bagi semua orang (Yohanes 3:16; Lukas 2:10).

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Bagaimana kisah Yakub, Lea, dan Rahel?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries