Pertanyaan
Siapakah Eugene Peterson?
Jawaban
Eugene Hoiland Peterson (6 November 1932 — 22 Oktober 2018) adalah seorang pendeta Presbiterian Amerika Serikat, penulis, dan penyair. Ia mungkin paling dikenal karena terjemahan parafrasa Alkitab karyanya yang berjudul *The Message* (Pesan), namun ia juga telah menulis lebih dari 30 buku. Mungkin buku terkenalnya adalah *A Long Obedience in the Same Direction* (Ketaatan yang Panjang ke Arah yang Sama). Ia juga merupakan pendeta pendiri Gereja Presbiterian Christ Our King di Bel Air, Maryland, tempat ia melayani sebagai pendeta selama 29 tahun. Setelah pensiun dari pelayanan pastoral, ia menjabat sebagai profesor emeritus teologi rohani di Regent College di British Columbia dari tahun 1998 hingga 2018.
Eugene Peterson dikenal sebagai penulis yang fasih yang menulis untuk “orang awam.” Saat masih melayani sebagai pendeta, Peterson mulai menulis untuk menguatkan para pendeta lain, bukan hanya para ahli Alkitab. Tujuan dari *The Message* adalah membuat Kitab Suci mudah diakses oleh orang awam.
Banyak orang menganggap Peterson sebagai sumber inspirasi dalam perjalanan iman Kristen mereka, sementara yang lain memandangnya dengan sedikit kecurigaan karena ia tetap berada dalam denominasi arus utama yang telah meninggalkan pandangan bahwa Firman Tuhan bersifat otoritatif dan bebas dari kesalahan. Meskipun Peterson mengaku tetap memegang pandangan yang tinggi terhadap Kitab Suci, ia tampaknya mengalami pergumulan dalam hal ini. Di akhir hidupnya, sekitar setahun sebelum kematiannya, dalam sebuah wawancara dengan Jonathan Merritt dari Religion News Service (Layanan Berita Agama), Peterson menerima hubungan sesama jenis karena ia telah bertemu dengan orang-orang yang tampaknya adalah orang Kristen sejati yang terlibat di dalamnya. Ia juga menegaskan bahwa ia akan memimpin upacara pernikahan sesama jenis jika diminta (https://religionnews.com/2017/07/12/eugene-peterson-on-changing-his-mind-about-same-sex-issues-and-marriage/, diakses pada 5 Agustus 2023). Tampaknya, pandangannya berubah, bukan karena pemahaman baru terhadap teks Alkitab, melainkan karena pengalaman pribadinya menuntut penafsiran ulang terhadap bagian-bagian Alkitab yang relevan.
Tentu saja, dukungan Peterson terhadap hubungan sesama jenis menjadi berita besar, dan Peterson dengan cepat menarik kembali pernyataannya dalam wawancara tersebut; namun, seperti yang ditunjukkan oleh Albert Mohler, penarikan kembali tersebut tidak didasarkan pada Alkitab, melainkan dilakukan untuk menghindari perpecahan. Dalam The Message, kita tidak akan menemukan terjemahan yang jelas mengenai ayat-ayat yang mengecam perilaku homoseksual, dan beberapa pernyataan Peterson sebelumnya tampaknya mengisyaratkan bahwa ia sedang meninjau kembali pandangan "tradisional". Mohler menyajikan analisis yang mendalam:
Apa yang sebenarnya terjadi di sini? Apa yang sebenarnya diyakini Eugene Peterson mengenai hubungan dan perilaku LGBT atau mengenai pernikahan sesama jenis? Kita benar-benar tidak tahu. Kita mungkin tidak akan pernah tahu.
Penarikan pernyataannya itu memungkinkan bukunya tetap dijual, tetapi cobaan ini telah menimbulkan kerusakan besar pada reputasinya. Salah satu penulis terlaris di dunia evangelikal kini, pada dasarnya, bagaikan tes Rorschach raksasa. Anda bisa menafsirkannya sebagai sosok yang sepenuhnya terbuka terhadap hubungan LGBT, namun dipaksa oleh tekanan politik dan ekonomi untuk bertindak seolah-olah ia tidak demikian. Atau Anda bisa menafsirkannya sebagai sosok yang pada dasarnya tradisionalis dalam masalah ini, yang merasa tertekan untuk mendukung pernikahan sesama jenis dan akhirnya menyerah pada tekanan tersebut, hanya untuk kemudian menyesal dan segera menarik kembali pernyataannya. (https://albertmohler.com/2017/07/17/eugene-peterson, diakses pada 8/5/23).
Sebagian besar tulisan Peterson sangat mendalam dan menginspirasi, belum lagi puitis, fasih, dan menarik. Namun, ia sering kali kurang kuat dalam poin-poin teologi tertentu dan tulisannya sebaiknya dibaca dengan penuh kewaspadaan dan kebijaksanaan. Namun, peringatan ini sebenarnya berlaku untuk penulis mana pun.
English
Siapakah Eugene Peterson?