settings icon
share icon
Pertanyaan

Siapakah Rufus dalam Alkitab?

Cetak
Jawaban


Alkitab menyebut nama Rufus di dua tempat, dan kita dapat berasumsi bahwa keduanya merujuk pada orang yang sama (Markus 15:21; Roma 16:13). Penyebutan pertama tentang Rufus terdapat dalam konteks peristiwa pada hari Yesus disalibkan. Karena siksaan mengerikan yang telah dialami Yesus, Ia tidak mampu memikul salib kayu yang berat yang diletakkan prajurit Romawi di punggung-Nya. Maka para prajurit itu menangkap seorang pria yang sedang lewat dan memaksanya untuk memikul salib itu bagi Yesus. Markus 15:21 mengatakan, “Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.”

Untuk memahami mengapa Simon dari Kirene diidentifikasi sebagai ayah Rufus, kita perlu mengingat bahwa Markus kemungkinan besar menulis kisah hidup Yesus di Roma, untuk umat Kristen Roma. Ia pasti menggunakan nama-nama yang familiar bagi jemaat di Roma. Mereka mungkin tidak mengenal Simon dari Kirene, tetapi mereka mengenal putranya, Rufus. Kita dapat menghubungkan Rufus dengan Roma berkat surat Paulus kepada jemaat Roma bertahun-tahun kemudian. Dalam Roma 16:13, ia menulis: “Salam kepada Rufus, orang pilihan dalam Tuhan, dan salam kepada ibunya, yang bagiku adalah juga ibu.”

Karena hanya ada dua bagian dalam Kitab Suci yang menyebutkan nama Rufus, kemungkinan besar keduanya merujuk pada orang yang sama. Berdasarkan kedua penyebutan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa Rufus adalah seorang percaya dan anak dari Simon, pria yang dipaksa memikul salib bagi Yesus. Berdasarkan catatan Markus dan Paulus, tampaknya Rufus beserta keluarganya menjadi Kristen setelah kematian dan kebangkitan Yesus.

Kita hanya bisa membayangkan betapa besarnya dampak peristiwa memikul salib Yesus terhadap Simon dari Kirene. Apakah Yesus berbicara kepada Simon dalam perjalanan yang penuh penderitaan menuju Golgota itu (Matius 27:32–33)? Apakah Simon tahu salib siapa yang dipikulnya, dan apakah ia pulang lalu menceritakan peristiwa itu kepada istri serta anak laki-lakinya? Sebagai bagian dari rencana ilahi-Nya, Tuhan memilih seorang pria bernama Simon untuk bertemu dengan Yesus hanya beberapa jam sebelum kematian-Nya, demi mendatangkan keselamatan bagi seisi rumah Simon (lihat Yesaya 46:11). Kita hanya bisa menduga-duga mengenai rincian peristiwa selanjutnya, namun kita tahu pasti bahwa pada suatu waktu, Rufus dan ibunya menjadi orang Kristen serta menjadi bagian dari jemaat di Roma. Rufus dan saudaranya, Aleksander, tampaknya dikenal luas di dalam jemaat tersebut; jika tidak, Markus tentu tidak akan menyebutkan nama mereka. Selain itu, Rufus dan ibunya pastilah cukup aktif dalam pelayanan, mengingat adanya salam khusus yang disampaikan Paulus kepada mereka.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Siapakah Rufus dalam Alkitab?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon YouTube icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries