settings icon
share icon
Pertanyaan

Siapakah Raja Salum dalam Alkitab?

Cetak
Jawaban


Salum adalah raja Israel selama satu bulan yang singkat pada tahun 752 SM. Ia naik takhta dengan cara yang jahat, dan ia mengisi masa pemerintahannya yang hanya sebulan itu dengan kejahatan.

Salum menjadi raja Kerajaan Israel Utara setelah ia membunuh raja yang sedang berkuasa, Zakharia, dan merebut takhtanya (2 Raja-raja 15:8–10). Satu-satunya yang kita ketahui tentang riwayat pribadi Salum adalah bahwa ia adalah “bin Yabesh” (2 Raja-raja 15:10).

Salum membunuh Raja Zakharia di hadapan umum: “Salum bin Yabesh mengikat persepakatan melawan dia, membunuh dia di Yibleam, kemudian menjadi raja menggantikan dia” (2 Raja-raja 15:10). Dengan membunuh raja “di hadapan rakyat” (terdapat frase ini dalam terjemahan bahasa Inggris), Salum pasti memiliki keyakinan yang besar bahwa tindakannya akan dihargai, bukan dihukum.

Raja Zakharia, yang dibunuh oleh Salum, hanya berkuasa selama enam bulan. Zakharia telah berbuat jahat di mata Allah, seperti yang dilakukan banyak raja lainnya. Pembunuhan Zakhariaoleh Salum merupakan penggenapan nubuat Allah yang diucapkan kepada Yehu: “nak-anakmu sampai kepada keturunan yang keempat akan duduk di atas takhta Israel!” (2 Raja-raja 15:12; bandingkan 10:30). Berkat Allah itu merupakan imbalan atas tindakan Yehu yang membinasakan keturunan Ahab dan membunuh para nabi Baal di Israel. Dengan kematian Zakharia, janji Allah terpenuhi. Keturunan terakhir Yehu telah menghabiskan waktunya di takhta. Tindakan Salum mengakhiri dinasti Yehu dan mengingatkan kita bahwa Allah dapat menggunakan perbuatan jahat orang-orang jahat untuk mewujudkan apa yang telah Ia rencanakan (lihat Yesaya 46:9–11; Kejadian 50:20).

Seperti yang dikatakan Yesus, “barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang” (Matius 26:52), dan nasib Salum pun datang dengan cepat. Setelah satu bulan menjadi raja, Salum juga dibunuh. Seorang bernama Menahem membunuh Salum dan memerintah Israel selama sepuluh tahun berikutnya (2 Raja-raja 15:14). Kisah Salum berakhir dengan catatan kaki sejarah: “Selebihnya dari riwayat Salum dan persepakatan yang diadakannya, sesungguhnya semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Israel” (2 Raja-raja 15:15).

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Siapakah Raja Salum dalam Alkitab?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon YouTube icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries