www.GotQuestions.org/Indonesia



Pertanyaan: Apa yang dilakukan Allah sebelum Ia menciptakan alam semesta?

Jawaban:
Akal kita yang terbatas kesulitan memahami fakta bahwa sebelum alam semesta diciptakan, Allah berada sendirian. Kita tahu dari Yohanes 1:1 bahwa Yesus juga ada: "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." Kristus yang belum mengalami inkarnasi terhubung secara dekat dengan sang Bapa, sehingga bergabung dalam kemuliaan-Nya dan dijuluki sebagai Allah. Yesus Sendiri menjelaskan hal ini dalam Yohanes 17:5: "Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada."

Kita juga tahu bahwa Roh Kudus juga hadir sebelum kita diciptakan. Kejadian 1:2 menggambarkan Roh sedang "melayang-layang di atas permukaan" bumi yang gelap-gulita dan tak berbentuk. Jadi, sebelum waktu itu ada, Allah berada dalam tiga Pribadi: Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Allah Tritunggal berada dalam keharmonisan yang sempurna, tanpa cacat-cela, dan saling mencukupi. Daud berkata di dalam Mazmur 16:11 bahwa di hadapan Allah "ada sukacita berlimpah-limpah" dan pada tangan kanan Allah ada "nikmat senantiasa." Ini berarti di dalam hadirat Allah terdapat sukacita, perasaan puas, dan kenikmatan yang tak dapat digambarkan dengan kata-kata. Sebelum penciptaan, Allah merasakan sukacita ketika Ia menatap dan bersekutu dengan DiriNya.

Jadi, sebelum Ia menciptakan alam semesta, Allah mengalami kepuasan dalam DiriNya. Dalam kekekalan dan keadaan Tritunggal, Allah berdiam dengan sukacita sendirian. Ketiga Pribadi semuanya saling bersekutu sejak kekal. Mereka saling mengasihi. Kita tahu bahwa pada waktu tertentu mereka membahas keselamatan umat manusia (Efesus 1:4-5; 2 Timotius 1:9; Yohanes 17:24), namun kita tidak diberi pewahyuan selain itu.