www.GotQuestions.org/Indonesia



Pertanyaan: Apakah peringatan Komuni Pertama alkitabiah?

Jawaban:
Konsep “komuni pertama” tidak diajarkan dalam Alkitab. Komuni Pertama adalah bagian dari didikan anak menurut Gereja Katolik Roma, dan telah dikembangkan menjadi satu dari ketujuh sakramen mereka. Di dalam teologi Katolik Roma, sakramen adalah suatu tindakan yang dilakukan demi mendapatkan kasih karunia atau perkenanan Allah. Sebelum anak memahami dosa, anak itu dibaptis; baptisan adalah sakramen pertama aturan Katolik Roma. Setelah itu anak itu mengikuti serangkaian ajaran katekisasi, yang kemudian diikuti oleh Pengakuan Dosa. Hal ini disebut “rekonsiliasi” atau “sakramen tobat,” yang melibatkan pengakuan dosa pada seorang pastor dan mengikuti arahan doa atau tindakan yang disarankan oleh pastor tersebut. Hanya setelah itu bolehkan seorang Katolik Roma mulai mengambil bagian dalam Komuni.

Sebagai kontras, Alkitab mengajar, “Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus” (1 Timotius 2:5). Kita tidak diperintah mengakui dosa kita pada seorang tokoh insani demi diampuni, melainkan berdoa dan mengakuinya pada Allah. Hanya melalui Yesus Kristus dapatkah kita memperoleh karunia pengampunan sepenuhnya. Titus 3:5-6 adalah satu diantara banyak ayat yang menunjuk Yesus sebagai sarana pengampunan, bukan melalui ritual agamis.

Kita membaca tentang Perjamuan Kudus dalam 1 Korintus 11:23-34. Komuni diperuntukkan orang yang percaya pada Yesus Kristus, dan harus diperingati dengan sikap rendah hati. Gereja Korintus tengah menistakan peringatan itu, sehingga Paulus, dalam otoritas Roh Allah, mengajar tentang sikap-sikap yang perlu miliki dalam upacara peringatan ini. Komuni adalah upacara peringatan Yesus Kristus, yang hanya mati sekali demi menebus semua orang. Ia tidak perlu dikurbankan berulang kali sebagaimana diajarkan dalam misa Katolik Roma. Yesus Kristus telah mati, dikubur, dan bangkit dari kematian. Ketika kita mengambil roti dan cawan, kita “memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang” (1 Korintus 11:26). Pada hari ini, Ia hidup, dan kita diperintah untuk memperingati keadaan-Nya yang hidup dan kedatangan-Nya setiap kali kita mengambil bagian dalam Perjamuan Kudus!

Oleh karena itu, tidak ada dasar alkitabiah di balik ritual “Pengakuan Dosa Pertama” atau “Komuni Pertama” yang dikembangkan oleh Gereja Katolik roma. Akan tetapi, ada kebenaran yang penting yang Allah ingin kita ketahui – Yesus Kristus benar mati disalib bagi dosa kita, dan Ia ingin supaya kita mendatangi-Nya demi mendapat pengampunan. Selebihnya, setelah kita beriman pada-Nya, Ia ingin supaya kita berpartisipasi dalam Perjamuan Kudus dan memperingati tindakan kasih-Nya di Kalvari yang sekali untuk selamanya.

Jika kita memahami komuni dengan benar, apakah ada masalah jika merayakan komuni pertama seorang anak? Tentu tidak. Sebaliknya, keikutsertaan pertama dalam komuni adalah sesuatu yang baik, yang perlu dirayakan. Ketika seseorang beriman pada Yesus Kristus, dan, melalui komuni, menyembah sang Juruselamat dengan memperingati kematian dan pencurahan darah-Nya, tentunya itulah tindakan yang layak diakui dan dirayakan.

© Copyright Got Questions Ministries