www.GotQuestions.org/Indonesia



Apakah yang dimaksud oleh apologetika prasangka?

Jawaban:
Apologetika prasangka adalah metode pembelaan iman yang mengusahakan dasar logika bagi agama Kristen dan melindunginya dari sanggahan dengan cara mengungkapkan kesalahan logika kepercayaan lain, sehingga teisme alkitabiah merupakan satu-satunya sudut pandang dunia yang dapat secara konsisten menjelaskan realita.

Apologetika prasangka tidak meremehkan penggunaan bukti, tetapi bukti tidak digunakan seperti pada umumnya – yakni, merujuk kepada nalar otonom pendengarnya. Apologetika prasangka percaya bahwa tanpa sudut pandang Kristiani tidak ada dasar untuk mengasumsikan nalar manusia itu benar otonom atau mandiri. Ketika seorang naturalis berusaha membantah agama Kristen menggunakan penalaran deduktif, maka ia sebenarnya sedang meminjam dari sudut pandang Kristen, sehingga ia sedang tidak konsisten dalam pra-anggapannya.

Pendekatan prasangkaisme dalam apologetika menyaratkan baik orang Kristen maupun orang non-Kristen mengadakan penilaian internal akan sudut pandang mereka masing-masing, apakah paham mereka benar-benar konsisten. Pokok dari apologetika prasangka adalah menunjukkan bahwa sudut pandang non-Kristen bersifat subyektif, tidak rasional, dan anarkis secara moral.

Karena sudut pandang dunia orang percaya tidak benar secara obyektif, tentunya mengandung banyak kontradiksi (contoh: ia mengambil keputusan bermoral, namun ia sebenarnya tidak meyakini adanya moralitas absolut sebagaimana diyakini sudut pandang Kristen / teisme). Orang percaya, di dalam kerangka kepercayaan Kristiani, memiliki dasar untuk menggunakan logika, nalar, keseragaman hukum pada alam semesta, moralitas, sains, dsb., karena sudut pandang Kristen selaras dengan realita yang transenden.

Secara singkat, apologet pra-anggapan melakukan kritik terhadap kepercayaan internal sebuah keyakinan guna menunjukkan sifatnya yang berubah, tidak konsisten, dan tidak dapat diperdalam melalui epistemologi. Apologetika prasangka dapat menganalisa nilai-nilai yang diyakini orang yang tidak percaya dan menunjukkan bahwa, jika sudut pandang dunianya benar, maka nilai tersebut tidak bermakna atau selaras dengan keyakinannya. Apologetika prasangka membuktikan agama Kristen karena mustahil kepercayaan lain memiliki konsistensi serupa. Jika sudut pandang Kristiani tidak diasumsikan, baik secara sadar maupun dibawah sadar, membuktikan segala sesuatu adalah mustahil.

© Copyright Got Questions Ministries