Pertanyaan

Apakah penting untuk mengetahui bahasa Yunani dan Ibrani saat mempelajari Alkitab?

Jawaban
Martin Luther, reformator Protestan besar, menulis hal berikut mengenai pentingnya memahami bahasa Yunani dan Ibrani saat mempelajari Alkitab: "Bahasa-bahasa tersebut adalah sarung di mana pedang Roh disimpan." Tuhan secara suveran memilih untuk menulis Firman-Nya dalam bahasa Ibrani (Perjanjian Lama) dan Yunani (Perjanjian Baru).

Terjemahan Alkitab modern sangat baik. Sebagian besar terjemahan utama yang tersedia saat ini adalah terjemahan yang luar biasa dari teks asli Yunani dan Ibrani. Namun, dalam setiap terjemahan, tidak semua hal yang disampaikan dalam bahasa asli dapat diterjemahkan secara tepat ke dalam bahasa lain. Beberapa nuansa tidak dapat diterjemahkan dengan baik dari satu bahasa ke bahasa lain. Akibatnya, terjemahan jarang menjadi terjemahan yang sempurna dari teks asli. (Ini adalah salah satu alasan mengapa Versi Amplified diterbitkan.)

Contohnya adalah "aspek" dari kata kerja Yunani. Kata kerja bahasa Inggris memiliki tense—lampau, sekarang, dan masa depan. Kata kerja Yunani memiliki tense yang sama, tetapi juga memiliki apa yang disebut "aspek." Kata kerja Yunani dalam tense sekarang berarti lebih dari sekadar tindakan sedang terjadi saat ini. Kata kerja Yunani juga dapat mengandung makna bahwa tindakan tersebut sedang berlangsung secara terus-menerus atau berulang-ulang. Hal ini hilang dalam terjemahan kecuali kata aspek "terus-menerus" atau "berulang-ulang" ditambahkan bersama kata kerja dalam terjemahan. Contoh spesifiknya adalah Efesus 5:18, ". . . penuh dengan Roh." Dalam bahasa Yunani asli, ayat ini memberitahu kita untuk terus-menerus dipenuhi oleh Roh Kudus. Ini bukan peristiwa sekali saja—melainkan proses seumur hidup. Aspek ini hilang dalam terjemahan.

Selain semua hal di atas, Alkitab juga dengan jelas menyatakan bahwa Roh Kudus adalah penulis Alkitab dan bahwa Dia akan membantu kita memahami Firman-Nya (2 Timotius 3:16-17; Yohanes 14:26). Anda tidak perlu mengetahui bahasa Ibrani dan Yunani untuk memahami Alkitab. Pesan yang dimaksudkan Tuhan bagi kita disampaikan dengan akurat dalam berbagai terjemahan yang ada. Anda dapat yakin bahwa Tuhan dapat mengungkapkan makna Firman-Nya kepada Anda tanpa Anda mengetahui bahasa Yunani dan Ibrani.

Mungkin ini analogi yang baik: membaca Alkitab tanpa mengetahui bahasa Yunani dan Ibrani seperti menonton televisi biasa, sementara membaca Alkitab dengan mengetahui bahasa Yunani dan Ibrani seperti menonton televisi 85 inci UHD 8K dengan suara surround stereo. Anda dapat sepenuhnya memahami apa yang terjadi dengan televisi biasa, tetapi televisi 85 inci UHD 8K dengan suara surround stereo memberikan kedalaman dan kejernihan tambahan. Dengan bantuan Roh Kudus, siapa pun dapat memahami Alkitab dengan akurat. Namun, mengetahui bahasa Ibrani dan Yunani membantu untuk memahami nuansa dan kekayaan teks-teks Alkitab dengan lebih baik.