www.GotQuestions.org/Indonesia



Pertanyaan: Apakah Talmud itu?

Jawaban:
Istilah "Talmud" adalah istilah bahasa Ibrani yang berarti "pemahaman, instruksi." Talmud adalah catatan tertulis dari Yudaisme yang berisi diskusi dan komentar atas sejarah Yahudi, hukum (secara khusus pada aplikasi prakteknya dalam kehidupan sehari-hari), adat istiadat dan kebudayaan. Talmud mengandung apa yang disebut sebagai Gemara dan Mishnah.

Sebagai tambahan di atas firman Ibrani yang terilhami, sebagaimana dikenal orang Kristen sebagai Perjanjian Lama, Yudaisme juga mempunyai "Torah Lisan" yang merupakan tradisi yang menjelaskan arti dari firman dan bagaimana mengartikan mereka serta menetapkan hukum-hukum tersebut. Para Yahudi Ortodoks percaya bahwa Allah mengajarkan Torah Lisan kepada Musa, dan lainnya, sampai dengan hari ini. Tradisi ini ditetapkan dalam bentuk lisan sampai kepada abad kedua, dimana hukum lisan dicantumkan sebagai dokumen tertulis yang disebut Mishnah. Pada abad-abad selanjutnya, komentar dituliskan demi menjabarkan Mishnah yang ditulis di Yerusalem maupun Babel. Komentar tambahan ini dikenal sebagai Gemara. Ketika Gemara dan Mishnah digabungkan maka kita mendapati Talmud. Semua ini diselesaikan penulisannya pada abad ke-5 setelah masehi.

Adapun dua Talmud: Talmud Yerusalem dan Talmud Babel. Talmud Babel lebih lengkap, dan versi tersebut yang biasanya dimaksud ketika seorang berkata "Talmud" tanpa menjelaskan versi manakah yang mereka bahas. Talmud tidak mudah dibaca. Terkadang dijumpai kesenjangan di dalam penalaran dimana diasumsikan pembacanya mengerti apa yang sedang dibahas, dan konsep seringkali disampaikan secara singkat. Ayat Alkitab yang dipakai sebagai dukungan hanya dirujuk melalui dua atau tiga kata saja. Talmud seringkali mengandung beberapa sudut pandang mengenai berbagai isu dan tidak selalu menjelaskan sudut pandang yang mana yang diterima.

Agama Kristen tidak menganggap Talmud di-ilhami sebagaimana ke-66 kitab Alkitab telah di-nafaskan Allah (2 Timotius 3:16). Meskipun banyak ajaran dari Talmud terlihat "cocok" dengan ajaran Alkitab, hal serupa dapat dikatakan dengan ajaran dari agama lain pula. Bagi orang Kristen, mempelajari Talmud dapat menjadi suatu cara mendalami tradisi, sejarah, dan interpretasi Yahudi, akan tetapi Talmud tidak dianggap sebagai Firman Allah yang berotoritas.

© Copyright Got Questions Ministries