Pertanyaan

Apa itu Gerakan Cursillo?

Jawaban
Gerakan Cursillo adalah program pelatihan berbasis Katolik yang dimulai di Majorca, Spanyol, pada tahun 1940-an. Sekelompok pria menyelenggarakan acara pelatihan selama seminggu untuk umat Katolik yang bersiap melakukan ziarah ke Kuil Santo Yakobus di Compostela. Kemudian, pelatihan tersebut dipersingkat menjadi tiga hari dan diadaptasi untuk fokus pada perubahan dalam kehidupan komunitas daripada persiapan ziarah. Judul lengkap acara tersebut adalah Cursillos de Christiandad, yang berarti “kursus kecil tentang Kristiani” atau “kursus singkat tentang Kristiani.” Gerakan Cursillo menyebar dari Spanyol ke Meksiko dan Amerika Selatan, kemudian ke Kanada berbahasa Prancis, dan akhirnya ke seluruh dunia. Saat ini, acara akhir pekan Cursillo diadakan di lebih dari 60 negara.

Selama tiga hari (dari Kamis malam hingga Minggu), peserta (yang disebut “cursillistas”) mendengarkan lima belas pembicaraan spiritual tentang kehidupan Kristen. Pemimpin Cursillo menekankan sifat non-akademis dari kursus ini: pembicaraan tersebut berkaitan dengan pengalaman hidup nyata, yang menjadi dasar untuk diskusi kelompok kecil. Selain kesaksian, ada waktu untuk musik, doa, pelayanan Kristen, dan kontemplasi.

Setelah acara Cursillo, peserta didorong untuk mengambil apa yang mereka pelajari selama akhir pekan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kehidupan setelah akhir pekan Cursillo disebut sebagai "hari keempat." Peserta kemudian diundang untuk menghadiri pertemuan kelompok dan acara besar yang disebut Ultreya ("untuk pergi lebih jauh").

Sejak awal, Cursillo berusaha untuk bersifat ekumenis, dan program ini telah diadaptasi untuk digunakan di beberapa gereja lain. Beberapa cabang dari gerakan Cursillo meliputi Tres Dias, Walk to Emmaus (Cursillo untuk Metodis), Journey to Damascus, Great Banquet, Diaspora, Jubilee Journey, Discipleship Walk, Faith Walk, Journey Through Faith, DeColores Ministries, Awakening, Chrysalis (untuk remaja), dan Kairos (pelayanan penjara). Semua variasi Cursillo ini berada di bawah payung "gerakan tiga hari". Gerakan ini dipromosikan oleh Badan Dunia Cursillos dalam Kristen.

Ada beberapa aspek dari gerakan Cursillo dan cabang-cabangnya yang seharusnya membuat para percaya waspada. Pertama, asal-usul gerakan ini dalam Katolik Roma. Cursillo sendiri secara jelas adalah Katolik, meskipun terbuka bagi non-Katolik. Situs web Cursillo sering mengutip Paus Yohanes Paulus II. Kedua, gerakan Cursillo mempromosikan ekumenisme, yang dapat menjadi masalah bagi banyak orang yang percaya pada Alkitab. Ketiga, peserta Cursillo mencari pengalaman subjektif dan mistis. Mereka mungkin atau mungkin tidak bertemu dengan Tuhan, tetapi subjektivitasnya sedemikian rupa sehingga situs web Cursillo utama enggan menjelaskan secara lengkap apa yang dimaksud: “Pengalaman Cursillo pada dasarnya misterius karena berkaitan dengan misteri paling mendasar dari segala misteri, yaitu Tuhan” (http://cursillos.ca/en/faq/f02-description.htm, 5 Mei 2016).

Akhirnya, seperti dalam kebanyakan gerakan ekumenis, Injil berisiko dilemahkan dalam program-program terkait Cursillo. Lagi dari situs web Cursillo: “Gerakan Cursillo (CM: Cursillo Movement) bertujuan untuk berbagi dengan komunitas esensi Kristen dan nilai-nilai Kristen, dan dengan cara ini secara bertahap mengubah komunitas dari dalam” (http://cursillos.ca/en/faq/f01-but.htm, 5 Mei 2016). Perhatikan bahwa tidak ada penyebutan tentang Injil di sini—“esensi Kristen” bisa saja merujuk pada Injil, tetapi hal itu tidak jelas—sehingga hanya “nilai-nilai Kristen” yang disebutkan untuk mengubah komunitas. Juga di situs yang sama: “CM mengundang orang Kristen untuk membangun dunia yang didasarkan pada batu karang kasih dan persahabatan. Namun, pewartaan Injil harus datang dari dalam, berdasarkan kekuatan dan energi dari pertobatan pribadi.” Alkitab berbicara tentang Kristus yang membangun Gereja-Nya dan Roh Kudus yang memberdayakan orang percaya untuk menginjili. Gerakan Cursillo berbicara tentang hal-hal lain.

Dalam adaptasi Protestan dari Cursillo, mungkin banyak hal baik yang terjadi. Orang Kristen berkumpul untuk berdoa, bersekutu, dan saling menantang untuk maju dalam perjalanan rohani yang lebih jauh adalah hal yang alkitabiah (2 Korintus 13:11; 1 Tesalonika 5:11; Ibrani 3:13). Banyak hal bergantung pada penyelenggara acara dan pemimpin yang hadir. Orang percaya yang diundang untuk menghadiri acara berbasis Cursillo sebaiknya menggunakan kebijaksanaan dan menyelidiki dengan cermat kelompok dan pemimpinnya sebelum menghadiri acara tersebut.