Pertanyaan

Apa itu Alkitab Katolik?

Jawaban
Banyak orang Kristen terkejut mengetahui bahwa Alkitab Katolik berbeda dengan Alkitab yang digunakan oleh Protestan. Meskipun semua 66 kitab yang terdapat dalam Alkitab Protestan juga terdapat dalam Alkitab Katolik, Alkitab Katolik juga mengandung kitab-kitab lain dan tambahan pada kitab-kitab tersebut. Alkitab Katolik berisi total 73 kitab, 46 di Perjanjian Lama (Alkitab Protestan memiliki 39) dan 27 di Perjanjian Baru (sama dengan Alkitab Protestan).

Kitab-kitab tambahan dalam Alkitab Katolik dikenal sebagai deuterokanonika /Apokrifa. Mereka adalah Tobit, Judith, 1 Makabe, 2 Makabe, Kebijaksanaan, Sirakh (Eklesiastikus), dan Barukh. Alkitab Katolik juga mencakup tambahan pada kitab Ester dan Daniel. Apakah Apokrifa seharusnya dimasukkan ke dalam Alkitab? Ada perdebatan yang signifikan di gereja Kristen awal, dengan mayoritas bapa-bapa gereja awal menolak gagasan bahwa Apokrifa seharusnya ada dalam Alkitab.

Namun, di bawah tekanan besar dari Roma, Jerome, penerjemah Vulgata Latin, memasukkan Apokrifa, meskipun Jerome sendiri bersikeras bahwa Apokrifa tidak seharusnya dimasukkan ke dalam Alkitab. Vulgata Latin menjadi Alkitab Katolik yang dominan dan resmi, dan tetap demikian selama sekitar 1.200 tahun. Dengan demikian, Apokrifa menjadi bagian dari Alkitab Katolik.

Apokrifa tidak secara formal/resmi dijadikan bagian dari Alkitab Katolik, sampai Konsili Trente, sebagai tanggapan terhadap Reformasi Protestan. Para Reformator Protestan awal, sejalan dengan Yahudi, memutuskan bahwa Apokrifa tidak seharusnya termasuk dalam Alkitab, dan oleh karena itu menghapus Apokrifa dari Alkitab Protestan.

Terjemahan Alkitab Katolik yang paling populer dalam bahasa Inggris saat ini adalah New American Bible, New Revised Standard Version Catholic Edition, dan New Jerusalem Bible. Selain penambahan Kitab Apokrifa, masing-masing terjemahan Alkitab ini cukup baik dan akurat dalam menerjemahkan teks Alkitab ke dalam bahasa Inggris.

Secara ringkas, Alkitab Katolik adalah versi Alkitab yang dipromosikan oleh Gereja Katolik Roma dan digunakan oleh mayoritas umat Katolik di dunia. Selain penambahan Kitab Apokrifa, Alkitab Katolik identik dengan Alkitab Protestan dalam hal kanon (kitab-kitab yang termasuk dalam Alkitab).