Pertanyaan
Apa itu Perpustakaan Nag Hammadi?
Jawaban
Nag Hammadi adalah sebuah kota di utara Mesir tempat ditemukan koleksi tulisan kuno pada tahun 1945. Koleksi tulisan tersebut kemudian diberi nama Perpustakaan Nag Hammadi, atau Gulungan Nag Hammadi, atau Kodeks Nag Hammadi. Sebagian besar gulungan dalam Perpustakaan Nag Hammadi mewakili tulisan-tulisan yang dikenal sebagai Gnostisisme Kristen.
Perpustakaan Nag Hammadi sering disebut sebagai contoh "kitab-kitab Alkitab yang hilang." Menurut teori konspirasi, umat Kristen awal berusaha menghancurkan tulisan-tulisan Gnostik ini karena mengandung ajaran rahasia tentang Yesus dan Kristen. Perpustakaan Nag Hammadi konon merupakan hasil usaha setia para biarawan Gnostik untuk menyelamatkan kebenaran tentang Yesus Kristus dari penganiayaan oleh umat Kristen non-Gnostik. Naskah-naskah Nag Hammadi meliputi karya-karya yang dikenal sebagai Injil Kebenaran, Injil Filipus, Apokrifon Yohanes, Apokalips Adam, dan Kisah Petrus dan Dua Belas Rasul. Naskah Nag Hammadi yang paling terkenal adalah salinan lengkap satu-satunya dari Injil Tomas.
Lalu, apa yang harus kita pikirkan tentang Perpustakaan Nag Hammadi? Apakah beberapa atau semua gulungan tersebut harus dimasukkan ke dalam Alkitab? Tentu saja tidak. Pertama, gulungan Nag Hammadi adalah pemalsuan. Rasul Filipus tidak menulis Injil Filipus. Rasul Petrus tidak menulis Kisah Petrus. Injil Thomas tidak ditulis oleh Rasul Thomas. Gulungan-gulungan ini ditulis secara curang atas nama mereka untuk memberikan legitimasi di gereja awal. Beruntungnya, para bapa gereja awal hampir secara bulat mengakui gulungan-gulungan Gnostik ini sebagai pemalsuan palsu yang mengajarkan ajaran palsu tentang Yesus Kristus, keselamatan, Allah, dan setiap kebenaran Kristen yang penting. Ada banyak kontradiksi antara Perpustakaan Nag Hammadi dan Alkitab.
Meskipun Perpustakaan Nag Hammadi merupakan penemuan yang menarik, satu-satunya "nilai" dalam Perpustakaan Nag Hammadi adalah bahwa gulungan-gulungan tersebut memberikan wawasan tentang apa yang diajarkan dan dipraktikkan oleh para "heretik" (ajaran sesat) awal. Mengenali ajaran palsu yang mengganggu gereja awal akan membantu kita memahami dan membantahnya dengan lebih baik hari ini.
English
Apa itu Perpustakaan Nag Hammadi?