settings icon
share icon
Pertanyaan

Siapakah Lewi dalam Alkitab?

Cetak
Jawaban


Nama Lewi melekat pada empat tokoh berbeda dalam Alkitab. Ada dua orang bernama Lewi yang ditemukan dalam silsilah Yesus dalam kitab Lukas, masing-masing adalah ayah dari seorang pria bernama Matat (Lukas 3:24, 29). Lewi yang ketiga lebih dikenal sebagai salah seorang murid, yaitu Matius. Ia disebut sebagai Lewi dua kali, dalam Markus 2:14 dan Lukas 5:27–29. Kedua penyebutan tersebut bertepatan dengan panggilan Yesus terhadap Lewi/ Matius, sehingga kemungkinan besar Yesus mengubah nama Lewi setelah ia menjadi murid-Nya, sama seperti yang Ia lakukan terhadap Simon Petrus.

Lewi keempat adalah anak Yakub. Ia adalah anak ketiga, dan ibunya adalah Lea, istri Yakub. Lewi dan masing-masing dari sebelas saudaranya menjadi kepala dari dua belas suku Israel. Alkitab tidak memberikan banyak detail mengenai kehidupan Lewi; namun, dalam Kejadian 34, Lewi dan saudaranya, Simeon, membela kehormatan saudara perempuan mereka, Dina, meskipun cara yang mereka gunakan untuk melakukannya sangat mengerikan. Inilah yang terjadi: ketika Dina sedang jauh dari rumah ayahnya pada suatu hari, ia diperkosa oleh Sikhem, putra penguasa Hewi di wilayah itu (ayat 2). Ketika saudara-saudara Dina mendengar tentang pemerkosaan itu, mereka marah. Sikhem, yang menginginkan Dina sebagai istrinya, meminta untuk menikahi Dina, jadi saudara-saudara Dina menipunya dan berkata bahwa terlebih dahulu dia, ayahnya, dan para pria kota itu harus disunat (ayat 15). Sikhem dan ayahnya setuju, dan semua pria menjalani upacara sunat. Namun tiga hari kemudian, ketika para pria Sikhem masih merasa sakit, Lewi dan Simeon mengenakan pedang mereka dan menyerang kota itu, membunuh setiap pria (ayat 25) dan menjarah kota itu (ayat 27–29). Yakub marah kepada Lewi dan Simeon karena serangan pembunuhan mereka (ayat 30), tetapi Lewi dan Simeon tidak menyesal (ayat 31).

Lewi juga terlibat dalam penjualan saudaranya, Yusuf, kepada para pedagang yang kemudian menjual Yusuf sebagai budak di Mesir. Saudara-saudara Yusuf iri padanya, karena ayah mereka sangat memihak kepadanya (Kejadian 37:3). Yusuf mengalami beberapa tahun yang sulit di Mesir, tetapi akhirnya menjadi wakil Firaun berkat kesetiaannya dan berkat Tuhan (Kejadian 41:39–41). Kemudian, saudara-saudara Yusuf, termasuk Lewi, terpaksa datang ke Mesir untuk membeli makanan, dan pada salah satu perjalanan mereka ke sana, mereka menyadari bahwa pria yang selama ini mereka ajak bertransaksi untuk makanan adalah saudara mereka, Yusuf. Para saudara itu memohon ampunan kepada Yusuf dengan penyesalan yang tulus, dan Yusuf mengampuni mereka. Akhirnya, Yusuf membawa seluruh keluarganya untuk tinggal di Mesir.

Sebelum Yakub meninggal di Mesir, ia memanggil anak-anaknya dan mengucapkan kata-kata nubuat atas masing-masing dari mereka. Ia berkata tentang Lewi: “Simeon dan Lewi bersaudara; senjata mereka ialah alat kekerasan. Janganlah kiranya jiwaku turut dalam permupakatan mereka, janganlah kiranya rohku bersatu dengan perkumpulan mereka, sebab dalam kemarahannya mereka telah membunuh orang dan dalam keangkaraannya mereka telah memotong urat keting lembu. Terkutuklah kemarahan mereka, sebab amarahnya keras, terkutuklah keberangan mereka, sebab berangnya bengis. Aku akan membagi-bagikan mereka di antara anak-anak Yakub dan menyerakkan mereka di antara anak-anak Israel” (Kejadian 49:5–7). Kata-kata keras Yakub menunjukkan bahwa pembalasan berdarah yang dilakukan Lewi dan Simeon atas pemerkosaan saudara perempuan mereka membawa konsekuensi yang berkepanjangan.

Keturunan Lewi menjadi banyak, tetapi mereka memang tersebar di seluruh Tanah Perjanjian. Musa adalah keturunan Lewi (Keluaran 2:1). Tokoh-tokoh terkenal lainnya dari garis keturunan Lewi adalah Eli, Ezra, dan Yohanes Pembaptis.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Siapakah Lewi dalam Alkitab?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon YouTube icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries