Pertanyaan
Apa itu Kodeks Gigas?
Jawaban
Kodeks Gigas adalah sebuah karya sastra abad pertengahan yang menarik. Kodeks, atau buku, adalah manuskrip tulisan tangan yang ditulis di 624 halaman vellum. Kodeks ini dibuat pada abad ke-13 di biara Benediktin Podlazice di Bohemia, yang kini berada di Republik Ceko. Kodeks Gigas berisi salinan Alkitab Vulgata Latin, teks sejarah Yahudi karya Flavius Josephus, sejarah Bohemia, teks medis, kalender liturgi, mantra melawan kekuatan setan, dan berbagai karya sastra lainnya.
Manuskrip ini sendiri berukuran besar, dengan dimensi sekitar tiga kaki kali tiga kaki saat dibuka. Buku ini beratnya sekitar 165 pon. Kodeks Gigas adalah manuskrip abad pertengahan terbesar yang masih ada di dunia. Faktanya, ukuran besarnya memberikan nama pada manuskrip ini: “Kodeks Gigas” berarti “Buku Raksasa.”
Kodeks Gigas tidak hanya terkenal karena ukurannya, tetapi juga karena jumlah dekorasi dan ilustrasi berwarna yang melimpah, yang dikenal sebagai “illuminations” (iluminasi). Ilustrasi paling terkenal dalam buku ini adalah potret besar setan, digambarkan sebagai makhluk bercakar, bertanduk, dan berlidah ganda dalam posisi membungkuk yang mengancam. Karena potret ini, Kodeks Gigas juga dikenal dengan julukan “Alkitab Setan.”
Sebagian besar sejarawan percaya bahwa Kodeks Gigas ditulis oleh seorang biarawan bernama Herman the Recluse selama periode setidaknya 20 tahun, tetapi ada legenda yang mengisahkan cerita yang berbeda. Menurut legenda, Herman akan dieksekusi karena melanggar sumpah biarawannya. Pada malam dia akan dieksekusi, biarawan itu berkata akan menghasilkan sebuah buku luar biasa yang akan memuliakan biara, dan dia berjanji akan menyelesaikan buku itu dalam satu malam. Demikianlah proses pembuatan Kodeks Gigas dimulai. Ketika biarawan menyadari ia tidak akan pernah menyelesaikan buku tersebut dalam waktu yang dijanjikannya, ia berdoa kepada Lucifer untuk membantunya, sebagai imbalan atas jiwanya. Setan menyetujui, Herman menjual jiwanya kepada setan, dan buku tersebut selesai dalam satu malam. Sebagai tanda terima kasih, Herman menambahkan potret setan ke dalam Kodeks Gigas.
Tentu saja, legenda tentang Kodeks Gigas dan perjanjian biarawan dengan setan adalah fiksi. Kitab Suci menyatakan bahwa kita tidak boleh menjual jiwa kita kepada Setan. Yehezkiel 18:4 mengatakan bahwa semua jiwa milik Tuhan. Jiwa tidak dijual; Tuhan memilikinya semua. Legenda ini hanya menunjukkan bahwa manusia memiliki imajinasi.
Kodeks Gigas adalah benda antik yang secara historis berharga dan karya seni yang berdiri sendiri. Buku ini saat ini disimpan di Perpustakaan Raja di Humlegården, Stockholm, Swedia.
English
Apa itu Kodeks Gigas?