settings icon
share icon
Pertanyaan

Apa yang dimaksud dengan Freedom From Religion Foundation (FFRF) (Yayasan Kebebasan Dari Agama)?

Jawaban


Freedom From Religion Foundation (FFRF) adalah organisasi keanggotaan nasional nirlaba yang tujuan utamanya adalah "mempromosikan prinsip konstitusional pemisahan negara dan gereja, serta mendidik masyarakat tentang hal-hal yang berkaitan dengan nonteisme." Organisasi ini berbasis di Madison, Wisconsin, dan didirikan oleh Annie Laurie Gaylor, seorang pemikir bebas (ateis) generasi ketiga yang ikut mendirikan FFRF bersama ibunya, Anne Nicol Gaylor, pada tahun 1976. Saat ini Dan Barker dan Annie Laurie Gaylor (mereka menikah pada tahun 1987) adalah co-presiden Freedom From Religion Foundation dan pembawa acara Freethought Radio.

Dalam beberapa tahun terakhir, Freedom From Religion Foundation menjadi terkenal karena upayanya untuk menghentikan kegiatan keagamaan atau menghapus ekspresi agama dari lembaga-lembaga publik. FFRF telah terlibat dalam tindakan hukum untuk menghentikan doa pada acara kelulusan sekolah menengah dan pertandingan sepak bola, menghapus ayat-ayat Alkitab pada acara sekolah lokal, dan melarang ekspresi iman yang serupa.

Tindakan hukum semacam itu biasanya didasarkan pada apa yang disebut oleh Freedom From Religion Foundation sebagai "tembok pemisah antara gereja dan negara" ala Jefferson. Tentu saja, ide pemisahan gereja dan negara sebenarnya bukan bagian dari Konstitusi AS. Sebaliknya, Amandemen Pertama Konstitusi menyatakan bahwa "Kongres tidak akan membuat undang-undang yang menghormati pendirian agama atau melarang pelaksanaannya secara bebas." Hal ini membatasi Kongres untuk mengesahkan undang-undang tertentu, tetapi juga menjamin kebebasan beragama warga negara AS. RUU Hak Asasi Manusia tampaknya bertentangan langsung dengan misi Freedom From Religion Foundation, yang lebih menekankan pada kebebasan "beragama" daripada kebebasan "dari" agama.

Para penandatangan Konstitusi prihatin dengan penyalahgunaan gereja negara dan mengambil langkah-langkah untuk melarang pengukuhan agama resmi negara dalam undang-undang. Namun mereka tidak takut akan ekspresi keagamaan di ruang publik. Mayoritas penandatangan Konstitusi mengaku sebagai penganut Kristen yang taat dan menegaskan keyakinan Kristen. Thomas Jefferson sendiri pada awalnya menekankan pemisahan gereja dan negara karena keinginannya untuk melindungi kebebasan beragama dari pemerintah yang melampaui batas.

Umat Kristen di Amerika Serikat terkadang berada dalam situasi sulit karena tindakan Freedom From Religion Foundation. Sebagai contoh, sebuah sekolah lokal yang ingin menyertakan doa kelulusan dapat menghadapi gugatan atau tindakan hukum lainnya. Umat Kristen setempat kemudian harus menentukan seberapa penting masalah ini bagi iman dan kebebasan beragama mereka.

Alkitab memberikan contoh-contoh tentang orang-orang percaya yang menghadapi perlawanan hukum terhadap iman mereka, ribuan tahun sebelum berdirinya Freedom From Religion Foundation. Daniel berdoa meskipun ada dekrit raja dan ancaman kematian di gua singa. Petrus dan Yohanes dipukuli dan diperintahkan untuk tidak berkhotbah dalam nama Yesus, namun mereka tetap mengabarkan Injil. Rasul Paulus ditangkap beberapa kali karena mengajarkan bahwa Yesus adalah Mesias. Penindasan terhadap kebenaran bukanlah hal yang baru (Roma 1:18). Orang-orang Kristen masih menghadapi keputusan yang sulit dan terkadang penganiayaan hari ini karena ekspresi iman mereka. Meskipun demikian, Yesus berkata, "Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" (Matius 5:44).

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apa yang dimaksud dengan Freedom From Religion Foundation (FFRF) (Yayasan Kebebasan Dari Agama)?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries