settings icon
share icon
Pertanyaan

Siapakah Dorkas dalam Alkitab?

Cetak
Jawaban


Dorkas, atau Tabita, dalam Alkitab tinggal di kota Yope, sebuah kota di pesisir Laut Mediterania. Dorkas juga disebut Tabita—Dorkas adalah nama Yunani yang berarti “rusa betina,” sedangkan Tabita adalah bentuk Aram dari nama yang sama. Dorkas, atau Tabita, adalah seorang yang dermawan yang membuat berbagai barang, terutama pakaian, untuk orang-orang miskin di Yope. Kisah Dorkas dalam Kisah Para Rasul 9 patut diperhatikan karena Petrus membangkitkannya kembali dari kematian setelah ia meninggal.

Dorkas dikenal karena perbuatan baiknya dan tindakan kasihnya terhadap orang miskin (Kisah Para Rasul 9:36); ia sangat dicintai di komunitas Yope. Ketika ia jatuh sakit dan meninggal, orang-orang percaya yang mengenal Dorkas mendengar bahwa Petrus berada di kota Lida yang terletak tidak jauh dari sana, lalu mereka memanggilnya. Alkitab tidak secara spesifik menyebutkan bahwa para murid di Yope berharap Petrus membangkitkan Dorkas, tetapi mereka memang memanggilnya dengan sangat mendesak (Kisah Para Rasul 9:38). Ketika Petrus tiba di rumah tempat jenazah Dorkas disemayamkan, ia naik untuk melihat jenazah itu. Di sana ada banyak janda yang sedang menangis. Mereka semua menunjukkan kepada Petrus “semua baju dan pakaian, yang dibuat Dorkas waktu ia masih hidup”—bukti nyata dari pelayanan penuh kasih Tabita (Kisah Para Rasul 9:39).

Apa yang terjadi selanjutnya adalah bukti bahwa Tuhan kita penuh dengan kuasa yang mulia dan tak terbatasi: “Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata: 'Tabita, bangkitlah!' Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk. Petrus memegang tangannya dan membantu dia berdiri. Kemudian ia memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda, lalu menunjukkan kepada mereka, bahwa perempuan itu hidup. Peristiwa itu tersiar di seluruh Yope dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan” (Kisah Para Rasul 9:40–42).

Menghidupkan kembali Dorkas dari kematian bukanlah untuk kepentingan Dorkas sendiri—Petrus tahu bahwa ia berada di surga, bersama Yesus, dan bahwa hidupnya setelah kematian lebih baik daripada hidupnya di bumi (lihat Lukas 23:43). Motif Petrus, setidaknya sebagian, dalam menghidupkan kembali Dorkas mungkin adalah untuk kepentingan para janda dan orang lain di Yope yang membutuhkan bantuan yang dapat diberikan oleh Dorkas. Kebangkitan Dorkas juga menjadi alasan utama mengapa begitu banyak orang di Yope percaya. Mukjizat yang dilakukan atas nama Tuhan ini membawa banyak orang kepada iman kepada Kristus.

Dorkas adalah teladan yang baik tentang bagaimana kita harus memenuhi kebutuhan orang-orang di sekitar kita. Orang Kristen harus “tetap mengingat orang-orang miskin” (Galatia 2:10). Bagian dari “ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah” adalah “mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka” (Yakobus 1:27). Inilah jenis ibadah yang dipraktikkan oleh Dorkas.

Kita juga melihat dalam kisah Dorkas bagaimana Tubuh Kristus berfungsi sebagai satu kesatuan. Kita bersatu di dalam Kristus, dan orang-orang percaya di Yope berduka atas kehilangan Dorkas seperti kehilangan seorang anggota keluarga dekat. “supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita” (1 Korintus 12:25–26). Dorkas adalah salah satu dari mereka, dan kepergiannya meninggalkan kekosongan yang sangat besar dalam hidup mereka.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Siapakah Dorkas dalam Alkitab?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon YouTube icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries