Pertanyaan
Siapakah Dallas Willard?
Jawaban
Dallas Willard (1935—2013) adalah seorang penulis buku terlaris dan telah digambarkan dalam berbagai cara sebagai filsuf Kristen, reformis, dan cendekiawan Kristen yang ikonik. Sebagian pihak lain, yang mungkin lebih kritis, menggambarkannya sebagai seorang mistikus. Ia meraih gelar PhD dalam bidang filsafat dari University of Wisconsin (Madison) dan mengajar filsafat selama hampir 50 tahun di University of Southern California.
Menurut Dallas Willard Ministries, “Dallas Willard menghabiskan hidupnya untuk mewujudkan kehidupan kekal bagi teman-temannya. Ia mendorong kita untuk menggunakan hidup kita sendiri guna menunjukkan pesan Yesus. Kita harus menjadi orang-orang yang telah diubahkan, yang menjalani kehidupan yang mencerminkan Yesus sendiri, yaitu kehidupan yang penuh kasih, kerendahan hati, dan kelembutan” (http://dwillard.org/, diakses pada 15 Agustus 2022).
Willard mungkin paling dikenal karena karyanya dalam pembentukan rohani dan disiplin rohani, serta bukunya yang laris, *The Spirit of the Disciplines: Understanding How God Changes Lives* (Roh Disiplin: Memahami Bagaimana Tuhan Mengubah Kehidupan). Perspektif unik Willard adalah bahwa disiplin rohani sebenarnya merupakan disiplin fisik, karena membutuhkan tindakan dan disiplin tubuh. Disiplin-disiplin yang ia promosikan meliputi kesendirian dan keheningan, doa, hidup sederhana dan penuh pengorbanan, meditasi atas Firman dan jalan-jalan Tuhan, serta pelayanan kepada sesama. Karyanya kontroversial karena, di mata beberapa kritikus, ia menekankan disiplin-disiplin ini dengan cara yang tidak ditemukan dalam Perjanjian Baru. Willard juga tampaknya meremehkan doktrin sambil lebih menekankan aspek-aspek subjektif iman. Willard menanggapi para kritikus dengan mengatakan bahwa, karena orang-orang Kristen mula-mula secara rutin terlibat dalam disiplin-disiplin ini, tidak perlu bagi para rasul untuk memberikan petunjuk mengenai hal-hal tersebut.
Setiap disiplin tersebut dibahas secara langsung dalam Kitab Suci (doa, merenungkan Firman Tuhan, melayani sesama, hidup penuh pengorbanan) atau dicontohkan melalui praktik (kesendirian dan keheningan, merenungkan jalan-jalan Tuhan, hidup sederhana). Namun, disiplin-disiplin tersebut tidak pernah disajikan sebagai kunci untuk menjadi murid. Willard secara tegas berhaluan evangelikal ketika ia menyatakan apa yang ia yakini, namun, terkadang, seolah-olah ia menganggap partisipasi dalam disiplin-disiplin rohani lebih penting daripada apa yang diyakini seseorang. Karya-karyanya telah diterima dengan baik baik di kalangan evangelikal maupun non-evangelikal sebagai kunci untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, lebih murah hati, dan tidak rumit.
Sebagian besar buku Willard dapat dikategorikan sebagai “mistik Kristen.” Jika dijaga keseimbangannya dengan kebenaran-kebenaran Alkitab lainnya, suatu bentuk mistik mungkin menarik dan bahkan bermanfaat bagi sebagian orang Kristen. Namun, jika tidak seimbang, hal itu dapat mengarah pada bentuk kekristenan yang subjektif dan tidak sesuai dengan Firman Tuhan.
Sebagian besar tulisan Dallas Willard dapat bermanfaat, namun harus dibaca dengan hati-hati. Baik isi maupun penekanan dalam tulisannya harus terus-menerus diukur berdasarkan Firman Tuhan.
English
Siapakah Dallas Willard?