settings icon
share icon
Pertanyaan

Siapakah Basmat dalam Alkitab?

Cetak
Jawaban


Ada dua wanita berbeda bernama Basmat dalam Alkitab. Keduanya muncul dalam Perjanjian Lama. Basmat yang pertama, seorang wanita dari bangsa Het, disebutkan dalam Kitab Kejadian. Ia menjadi bagian dari kisah Esau dan Yakub. Dalam beberapa bagian yang menggambarkan keluarga Esau, ia memiliki nama yang berbeda karena alasan yang tidak jelas. Basmat yang kedua, yang etnisnya tidak diketahui, muncul sebentar sebagai bagian dari kisah Salomo dalam 1 Raja-raja.

Referensi pertama dalam Kitab Kejadian mengenai Basmat menyebutkan hubungannya dengan Esau: "Ketika Esau telah berumur empat puluh tahun, ia mengambil Yudit, anak Beeri orang Het, dan Basmat, anak Elon orang Het, menjadi isterinya" (Kejadian 26:34). Dengan demikian, Basmat adalah salah satu istri Esau.

Perkawinan Esau dengan wanita-wanita Het menimbulkan masalah karena melanggar perjanjian yang dibuat Tuhan dengan Abraham (Kejadian 17:7–8). Bangsa Het mempraktikkan agama pagan, yang bertentangan dengan iman orang Israel (Ulangan 12:31). Karena hal ini, pernikahan Esau menimbulkan kesedihan bagi orang tuanya, Ishak dan Ribka (Kejadian 26:35).

Penyebutan kedua tentang Basmat terdapat dalam Kejadian 36:3: "Basmat, anak Ismael, adik Nebayot." Meskipun ayat ini merujuk pada salah satu istri Esau, wanita yang sama dalam Kejadian 28:9 disebut Mahalat: "Sebab itu ia pergi kepada Ismael dan mengambil Mahalat menjadi isterinya, di samping kedua isterinya yang telah ada. Mahalat adalah anak Ismael anak Abraham, adik Nebayot." Kedua ayat tersebut menggambarkan seorang putri Ismael dan saudara perempuan Nebayot. Oleh karena itu, Mahalat dan Basmat mungkin merujuk pada orang yang sama. Ada yang berpendapat bahwa perbedaan tersebut mencerminkan variasi dalam tradisi silsilah yang terpelihara dalam teks. Terlepas dari penjelasannya, pernikahan Esau dengan Basmat patut diperhatikan karena menunjukkan upaya untuk lebih mendekatkan dirinya dengan garis keturunannya.

Silsilah dalam Kejadian 36 merujuk pada posisi Basmat dalam keluarga Esau. Kejadian 36:4 menyatakan, "Ada melahirkan Elifas bagi Esau, dan Basmat melahirkan Rehuel." Basmat adalah ibu Rehuel, salah satu anak Esau. Garis keturunan Rehuel muncul kemudian sebagai pemimpin di antara orang Edom, menunjukkan bahwa garis keturunan Basmat menjadi bagian dari suku-suku Edom. Kejadian 36:17 mencantumkan keturunan ini: "Inilah keturunan Rehuel anak Esau: kepala kaum Nahat, kepala kaum Zerah, kepala kaum Syama dan kepala kaum Miza; itulah kepala-kepala kaum Rehuel di tanah Edom; itulah keturunan Basmat isteri Esau."

Kejadian 36 memberikan konteks sejarah dan menyoroti janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17:5: "Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa." Esau bukanlah anak perjanjian; Yakublah yang demikian. Namun, perkawinan Esau dengan Basmat membantu mendirikan garis keturunan yang kemudian menjadi bangsa Edom. Keturunan Esau merupakan cara lain Tuhan memenuhi janji-Nya untuk menjadikan Abraham bapa bagi banyak bangsa.

Di bagian selanjutnya dalam Perjanjian Lama, seorang wanita lain bernama Basmat muncul dalam daftar pejabat Salomo. 1 Raja-raja 4:15 menyebutnya sebagai putri Salomo: "Selanjutnya Ahimaas di Naftali; ia juga mengambil seorang anak Salomo menjadi isterinya, yakni Basmat." Basmat ini bukanlah istri Esau. Ayat tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang dirinya selain pernikahannya dengan Ahimaas. Basmat ini hidup sekitar 900 tahun setelah Basmat yang disebutkan dalam Kitab Kejadian.

Basmat yang disebutkan dalam Kitab Kejadian menonjol karena Alkitab memberikan konteks lebih banyak tentang kehidupannya. Pentingnya dia bagi kisah Israel berasal dari hubungannya dengan keluarga Esau. Selain itu, sebagai salah satu istri Esau, ia menjadi bagian dari garis keturunan yang melahirkan bangsa Edom. Kemunculannya juga menciptakan ketegangan antara pilihan pernikahan Esau dan perjanjian Tuhan dengan keluarga Abraham (Kejadian 12:1–3). Dengan cara ini, kisah Basmat secara tidak langsung bersinggungan dengan perjanjian Tuhan—sebuah tema sentral dalam Perjanjian Lama.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Siapakah Basmat dalam Alkitab?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon YouTube icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries