settings icon
share icon
Pertanyaan

Apa yang Alkitab katakan tentang kepercayaan diri?

Jawaban


Percaya diri adalah topik yang populer saat ini. Kita diperintahkan untuk berpikir dengan penuh percaya diri, untuk yakin akan diri sendiri, untuk hidup dengan nekat, berani, dan tanpa rasa malu. Dalam berbagai cara, tema masyarakat modern adalah menjadi percaya diri. Para pemimpin agama yang populer menjadikan kepercayaan diri sebagai inti dari pengajaran mereka. Apakah Alkitab setuju dengan mantra "berpikir positif" ini? Jika Alkitab mengajarkan kita untuk percaya diri, apa yang harus kita percayai? Jika tidak, mengapa tidak?

Kata percaya diri/ keyakinan (confidence, dan turunan katanya yang serupa) digunakan 54 kali dalam King James Version dan 60 kali dalam New International Version. Mayoritas penggunaan kata ini berkaitan dengan kepercayaan kepada orang lain, keadaan, atau Tuhan.

Alkitab mengatakan bahwa ada beberapa hal yang tidak boleh kita percayai. Sebagai contoh, "tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah" (Filipi 3:3). Paulus menulis kata-kata ini untuk melawan klaim orang-orang yang berpikir bahwa mereka dapat diterima oleh Tuhan berdasarkan keturunan, pelatihan, atau pengabdian agama mereka. Tuhan tidak membeda-bedakan orang (Kisah Para Rasul 10:34), dan resume serta silsilah kita tidak terlalu penting bagi-Nya.

Amsal 14:16 mengatakan bahwa Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman. Dengan kata lain, dengan sombong menganggap bahwa dosa tidak memiliki konsekuensi adalah keyakinan yang bodoh.

Jika kita ingin percaya diri dalam sesuatu, Mazmur 118:8, 9 memberi tahu kita apa yang seharusnya: "Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia. Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada para bangsawan." Mereka yang percaya kepada pemerintah, keuangan, orang lain, atau diri mereka sendiri akan kecewa pada akhirnya. Sebaliknya, mereka yang menaruh kepercayaan pada Tuhan tidak akan pernah dipermalukan (Roma 10:11).

Mazmur 16 adalah contoh yang sangat baik tentang keyakinan yang positif kepada Tuhan. Daud tidak memuji kebaikannya sendiri (ayat 2), dan juga tidak memuji kemampuannya sendiri. Sebaliknya, setiap hal yang baik berasal dari Tuhan (ayat 6), dan setiap pengharapannya didasarkan pada karakter Tuhan (ayat 1). Karena Tuhan tidak berubah, Daud dapat dengan yakin bersandar pada pengharapan (ayat 9), terlepas dari segala kesulitan yang ia hadapi dalam hidup (ayat 10).

Keyakinan kita berasal dari hubungan kita dengan Kristus. Dia adalah Imam Besar kita, dan melalui syafaat-Nya, kita dapat "menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya" (Ibrani 4:16). Para rasul di hadapan Mahkamah Agama menunjukkan jaminan yang membuat para musuh mereka kagum: "Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus" (Kisah Para Rasul 4:13).

Kita dapat mengikut Tuhan dengan penuh keyakinan akan hikmat, kuasa, dan rencana-Nya. Ketika kita menaati Tuhan, kita memiliki jaminan akan keselamatan kita (1 Yohanes 2:3). Selain itu, memiliki hati nurani yang baik akan membantu kepercayaan diri kita, karena tidak ada yang perlu kita sembunyikan. "Orang benar merasa aman seperti singa muda" (Amsal 28:1).

Paulus memberi kita hal lain yang dapat kita yakini: "Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus" (Filipi 1:6). Mengetahui bahwa Tuhan berjanji untuk bekerja dalam kehidupan anak-anak-Nya, Paulus yakin bahwa Tuhan akan menolong jemaat di Galatia untuk tetap berdiri teguh di dalam kebenaran (Galatia 5:10).

Ketika kita menaruh kepercayaan kita kepada Tuhan dan Firman-Nya yang diwahyukan, hidup kita menjadi lebih stabil, fokus, dan tenang. Kepercayaan diri yang alkitabiah adalah kepercayaan pada Firman dan karakter Tuhan. Kita tidak menaruh kepercayaan pada kedagingan kita, tetapi kita menaruh kepercayaan penuh pada Tuhan yang telah menciptakan kita, memanggil kita, menyelamatkan kita dan memelihara kita.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apa yang Alkitab katakan tentang kepercayaan diri?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries