settings icon
share icon
Pertanyaan

Apa yang Alkitab katakan tentang keamanan?

Jawaban


Di dunia yang semakin tidak aman, orang-orang mencari keselamatan dan keamanan. Tentara saling berhadapan satu sama lain di padang pasir yang luas, negara-negara mempersenjatai diri mereka dengan senjata nuklir, ideologi radikal membahayakan jutaan orang. Di sekitar rumah, kita menghadapi ancaman terhadap keselamatan kita dan keluarga kita setiap hari. Keselamatan fisik adalah yang terpenting dalam pikiran banyak orang. Alkitab memiliki banyak hal yang dapat dikatakan tentang keselamatan, baik secara fisik maupun rohani.

Dalam Perjanjian Lama, Tuhan berjanji kepada bangsa Israel bahwa mereka akan tinggal di negeri itu dengan aman jika mereka menaati perintah-perintah-Nya (Imamat 25:18-19; 26:3-5; Ulangan 12:10). Ketika umat Tuhan berpaling dari-Nya dan mengikuti ilah-ilah lain, keselamatan mereka terancam, dan hasilnya adalah bencana. Pasang surut yang dicatat dalam kitab Hakim-Hakim dengan jelas mengaitkan keselamatan bangsa Israel kuno dengan ketaatan mereka kepada Firman Tuhan. Kata Ibrani yang diterjemahkan sebagai "keamanan" dalam Perjanjian Lama berarti "tempat perlindungan; keamanan, kepercayaan, keyakinan, pengharapan." Amsal 18:10 menggambarkan nama Tuhan sebagai menara yang kokoh, tempat orang benar berlari dan menemukan keamanan. Keamanan juga melibatkan kepercayaan kepada Tuhan, menurut Amsal 29:25.

Perjanjian Baru tidak mengabaikan keamanan fisik. Yesus berbicara tentang membawa pedang untuk perlindungan (Lukas 22:36), dan Paulus dijaga keamanannya dari orang-orang yang akan menyakitinya secara fisik dalam beberapa kesempatan (Kisah Para Rasul 9:25; 17:10; 19:30; 23:10). Namun, Perjanjian Baru lebih berfokus pada keamanan rohani, yaitu keselamatan. Yesus dan para penulis Perjanjian Baru memiliki banyak hal yang ingin disampaikan tentang keselamatan. Keselamatan rohani hanya ditemukan di satu tempat-iman kepada darah Kristus yang dicurahkan untuk membayar dosa kita dan kebangkitan-Nya (Yohanes 3:17; Kisah Para Rasul 2:21; 4:12; Roma 10:9; Efesus 2:8). Yesus datang ke dunia untuk memberikan keselamatan rohani dan keamanan kekal bagi semua orang yang mau percaya kepada-Nya. Kebutuhan akan keselamatan fisik tidak seberapa jika dibandingkan dengan kebutuhan universal akan keselamatan rohani. Seseorang mungkin berada dalam bahaya besar di dunia ini berupa bahaya fisik dan masih memiliki jaminan keamanan yang kekal di surga. Kita tidak takut kepada mereka yang hanya dapat menyakiti tubuh tetapi tidak pernah menyentuh jiwa (lihat Matius 10:28).

Sayangnya, banyak orang yang tertipu dengan berpikir bahwa keamanan sejati dapat diperoleh dari hal-hal duniawi-uang, kenyamanan, kedudukan, atau kekuasaan. Tetapi keamanan yang diberikan oleh hal-hal ini hanya bersifat sementara dan cepat berlalu. Kekayaan "tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali" (Amsal 23:5). Tidak ada yang pasti di dunia ini: "kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua" (Pengkhotbah 9:11). Tidak ada dasar duniawi yang dapat memberikan keamanan rohani di surga. Paulus berbicara tentang waktu yang akan datang ketika Tuhan akan datang kembali ke bumi. Pada saat itu, mereka yang percaya kepada selain Kristus tidak akan mendapatkan kedamaian dan keamanan: "karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman--maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin--mereka pasti tidak akan luput" (1 Tesalonika 5:2-3).

Mereka yang memiliki hikmat sejati akan takut akan Tuhan, satu-satunya yang dapat memberikan keamanan sejati:

"Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman,

dan kakimu tidak akan terantuk.

Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut,

tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak.

Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba,

atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang.

Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu,

dan akan menghindarkan kakimu dari jerat."

(Amsal 3:23-26).

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apa yang Alkitab katakan tentang keamanan?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries