Pertanyaan
Apa yang Alkitab katakan tentang pengharapan?
Jawaban
Alkitab memiliki banyak hal untuk dikatakan tentang pengharapan. Pengharapan Alkitabiah memiliki dasar iman kepada Tuhan. Kata hope (harapan) dalam bahasa Inggris sering kali menunjukkan keraguan. Misalnya, "Saya harap besok tidak akan turun hujan." Selain itu, kata hope sering kali diikuti dengan kata so. Ini adalah jawaban yang mungkin diberikan oleh beberapa orang ketika ditanya apakah mereka berpikir bahwa mereka akan masuk surga ketika mereka mati. Mereka menjawab, "Saya harap begitu" (I hope so.). Namun, bukan itu arti kata yang biasanya diterjemahkan sebagai "pengharapan" dalam Alkitab.
Dalam Perjanjian Lama, kata Ibrani batah dan kata serumpunnya memiliki arti percaya diri, aman, dan tidak khawatir; oleh karena itu, konsep keraguan bukanlah bagian dari kata ini. Kita dapat menemukan makna tersebut dalam Ayub 6:20; Mazmur 16:9; Mazmur 22:9; dan Pengkhotbah 9:4. Dalam banyak kasus dalam Perjanjian Baru, kata pengharapan adalah elpis/elpizo dalam bahasa Yunani. Sekali lagi, tidak ada keraguan yang melekat pada kata ini. Oleh karena itu, pengharapan alkitabiah adalah pengharapan yang penuh keyakinan atau jaminan yang didasarkan pada dasar yang pasti, yang karenanya kita menanti dengan sukacita dan keyakinan penuh. Dengan kata lain, "Tidak ada keraguan tentang hal itu!"
Salah satu ayat di mana kita menemukan kata pengharapan adalah Ibrani 11:1. "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." Ayat di awal pasal iman ini (Ibrani 11) membawa serta semua keyakinan yang muncul karena mengetahui dengan pasti, tanpa keraguan, apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan dalam Firman-Nya. Iman kita adalah jaminan yang penuh keyakinan, karena iman kita dibangun di atas Batu Karang keselamatan kita, Tuhan Yesus Kristus. Semua tindakan para pahlawan iman yang dicatat dalam Ibrani 11 dimungkinkan karena mereka memiliki iman yang didasarkan pada keyakinan atau pengharapan yang teguh kepada Tuhan. Sebagai orang percaya, kita juga dipanggil untuk memberikan jawaban atas pengharapan yang ada di dalam diri kita kepada siapa pun yang bertanya (1 Petrus 3:15).
Oleh karena itu, pengharapan yang alkitabiah adalah sebuah realitas dan bukan perasaan. Pengharapan alkitabiah tidak mengandung keraguan. Pengharapan yang alkitabiah adalah fondasi yang pasti di mana kita mendasarkan hidup kita, percaya bahwa Tuhan selalu menepati janji-janji-Nya. Pengharapan atau jaminan yang pasti dapat menjadi milik kita ketika kita mempercayai kata-kata, "Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal" (Yohanes 6:47). Menerima anugerah hidup kekal berarti pengharapan kita tidak lagi dipenuhi dengan keraguan, melainkan memiliki dasar yang pasti, yaitu seluruh Firman Tuhan, seluruh karakter Tuhan, dan karya paripurna Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
English
Apa yang Alkitab katakan tentang pengharapan?