settings icon
share icon
Pertanyaan

Apa itu kitab 1 Esdras dan 2 Esdras?

Jawaban


Kitab 1 dan 2 Esdras bukanlah bagian dari kanon Alkitab. Kitab 1 Esdras termasuk dalam kitab-kitab Apokrif/Deuterokanonika. Kitab 2 Esdras adalah karya apokaliptik dan dianggap sebagai pseudepigrafi. Kecuali dalam beberapa Alkitab Ortodoks Yunani, Episkopal, atau Lutheran, 1 dan 2 Esdras tidak terdapat dalam kebanyakan Alkitab. Penulisan dan penanggalan 1 dan 2 Esdras agak problematis, dan beberapa ahli menempatkan penulisan sebagian dari 2 Esdras hingga abad ke-2 Masehi. “Esdras” adalah bentuk lain dari nama Ezra, yang berarti “bantuan.”

Konsili Katolik Roma di Trent pada tahun 1546, yang secara resmi mengakui beberapa buku Apokrifa, mencantumkan “buku pertama Esdras, dan buku kedua” sebagai bagian dari kanon Alkitab. Namun, kitab-kitab ini biasanya kita sebut “Ezra” dan “Nehemia” sekarang dan jangan disamakan dengan pseudepigraphal 1 dan 2 Esdras (yang muncul dalam Vulgata sebagai 3 dan 4 Esdras).

Ada beberapa masalah historis dengan 1 dan 2 Esdras. Dalam narasi 1 Esdras, pemerintahan Raja Persia Artahsasta secara salah mendahului pemerintahan Koresh Agung (sekitar 559—529 SM) dan Darius I (Darius Agung, 521—486 SM), meskipun beberapa orang percaya bahwa ini hanyalah sebuah perangkat sastra yang disebut “prolepsis”, di mana seseorang atau peristiwa ditempatkan pada periode yang lebih awal atau digambarkan seolah-olah telah terjadi. Kitab Esdras Pertama muncul dalam Septuaginta sebagai versi yang diperluas dari Kitab Ezra, berisi empat bab tambahan. Kitab ini menceritakan reformasi Raja Yosia dan sejarah kehancuran Bait Suci pada tahun 586 SM, serta mencatat kembalinya orang Yahudi dari pembuangan Babel di bawah pimpinan Zerubabel. Kitab ini dikabarkan dikenal oleh Josephus (lahir tahun 38 M).

2 Esdras ditulis terlalu terlambat untuk dimasukkan ke dalam Septuaginta dan, oleh karena itu, tidak termasuk dalam kanon yang lebih terkenal (Yahudi, Protestan, Katolik, atau Ortodoks). 2 Esdras juga dikenal dengan banyak nama lain, sehingga sulit untuk melacaknya secara lengkap. Misalnya, 2 Esdras mengandung bagian-bagian yang dikenal di beberapa kalangan sebagai 3 Ezra, 4 Ezra, 5 Ezra, dan 6 Ezra. Gereja Etiopia menganggap 4 Ezra sebagai kanonik, sedangkan Gereja Armenia Timur menamakannya 3 Ezra. Selain itu, beberapa ahli percaya bahwa buku-buku ini ditulis oleh beberapa penulis, termasuk beberapa yang mungkin ditulis hingga abad ke-2 M.

Kitab 2 Esdras sering disebut sebagai Apokalips Yahudi Esdras dan berisi tujuh penglihatan Esdras yang berkaitan dengan kekhawatirannya atas penderitaan yang ditimpakan kepada orang Yahudi oleh orang-orang non-Yahudi. Beberapa ahli percaya bahwa kitab ini ditulis segera setelah kehancuran Bait Suci di Yerusalem pada tahun 70 Masehi selama pemerintahan Kaisar Domitianus (81–96 Masehi). Meskipun terdapat nada kesedihan yang jelas dalam karya ini, terdapat penghiburan mengenai pembalasan akhir. Terdapat enam referensi Messianik dalam kitab 2 Esdras.

English



Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia

Apa itu kitab 1 Esdras dan 2 Esdras?
Bagikan halaman ini: Facebook icon Twitter icon Pinterest icon Email icon
© Copyright Got Questions Ministries