www.GotQuestions.org/Indonesia



Pertanyaan: Bagaimana saya dapat memperoleh kepastian bahwa saya akan masuk Surga setelah saya meninggal dunia?

Jawaban:
Apakah Anda memiliki kepastian bahwa Anda memiliki hidup kekal dan akan masuk surga saat meninggalkan dunia ini kelak? Allah ingin Anda memiliki kepastian itu.

Alkitab melalui 1 Yohanes 5:13 mengatakan, “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.”

Misalnya Anda berdiri di hadapan Allah saat ini dan Dia bertanya, “Mengapa Aku harus mengijinkan engkau masuk surga?” Apa yang akan Anda katakan?

Anda mungkin tidak tahu bagaimana menjawabnya. Apa yang patut Anda ketahui ialah bahwa Tuhan mengasihi kita dan telah menyediakan cara untuk manusia mendapat kepastian di mana ia akan melewati kekekalan.

Alkitab melalui Yohanes 3:16 mengungkapkan, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Pertama-tama kita perlu memahami masalah yang menghalangi kita masuk surga. Persoalan itu adalah dosa pribadi kita yang menghalangi kita menjalin relasi dengan Tuhan.

Secara pribadi dan berdasarkan pilihan kita, kita adalah orang berdosa. “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” jelas Paulus di Roma 3:23.

Kita tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri,” Paulus mengingatkan di Efesus 2:8-9.

Melalui Roma 6:23 kita bisa mengetahui bahwa manusia memang pantas dibinasakan dan masuk neraka, “Sebab upah dosa ialah maut.”

Tuhan itu suci dan adil, dan karenanya harus menghukum orang berdosa. Namun, Dia juga mengasihi kita dan telah menyediakan pengampunan untuk dosa-dosa kita itu. Dalam Yohanes 14;6, Yesus berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Yesus mati untuk menebus dosa-dosa manusia di atas salib. “Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah,” tertulis di 1 Petrus 3:18.

Yesus kemudian dibangkitkan dari antara orang mati. “Yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita,” terungkap di Roma 4:25.

Jadi kembali kepada pertanyaan kita yang semula – “Bagaimana saya tahu pasti bahwa saya akan masuk surga saat saya meninggal dunia?” Jawabannya: percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan diselamatkan, seperti yang tertulis di Kisah Para Rasul 16:31.

“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.” Tertulis di Yohanes 1:12.

Anda dapat menerima hidup kekal sebagai hadiah CUMA-CUMA. “Karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita,” tutur Paulus di Roma 6:23.

Anda dapat memiliki hidup yang berkelimpahan dan bermakna saat ini juga. Yesus di Yohanes 10:10 berkata, “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”

Anda dapat hidup dalam kekekalan bersama dengan Yesus di surga karena Dia sudah berjanji di Yohanes 14:3, “Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.”

Jika Anda mau menerima Yesus sebagai Juruselamat dan menerima pengampunan dari Allah, berikut ini adalah sebuah doa yang dapat Anda doakan. Ingat, sekedar mengucapkan doa ini atau doa-doa lainnya tidak akan menyelamatkan Anda. Doa ini adalah sebuah cara untuk mengungkapkan kepada Allah bahwa Anda beriman kepadaNya dan sebagai ungkapan terima kasih kepadaNya atas keselamatan yang Dia sediakan bagimu.

Hanya percaya kepada Yesus yang bisa menyelamatkan Anda dari kebinasaan.

“Bapa di surga, saya tahu bahwa saya telah berdosa kepadaMu dan pantas untuk dihukum. Namun Yesus Kristus telah menanggung hukuman yang seharusnya saya tanggung sehingga dengan beriman kepadaNya saya dapat diampuni. Saya berbalik dari dosa-dosaku dan percaya kepadaMu untuk diselamatkan. Terima kasih untuk anugerah dan pengampunanMu yang indah! Amin!”