www.GotQuestions.org/Indonesia



Pertanyaan: Siapa itu Iblis?

Jawaban:
Kepercayaan manusia terhadap figur Iblis mencakup pemahaman yang lucu sampai kepada yang abstrak: mulai dari makhluk merah kecil bertanduk yang duduk di bahu Saudara; membujuk Saudara berdosa, sampai pada istilah yang digunakan untuk menggambarkan personifikasi dari kejahatan.

Alkitab sebenarnya memberi kita gambaran yang jelas mengenai siapakah Iblis itu dan bagaimana Dia mempengaruhi hidup kita. Secara sederhana, Alkitab melukiskan Iblis sebagai malaikat yang jatuh dari kedudukannya di surga karena dosa dan sekarang bertentangan dengan Allah, yang dengan sekuat tenaga berusaha merusak rencana Allah bagi umat manusia.

Iblis diciptakan sebagai malaikat kudus. Yesaya 14:12 mengindikasikan bahwa nama Iblis sebelum dia jatuh adalah Lucifer. Yehezkiel 28:12-14 melukiskan Iblis diciptakan sebagai kerub, dan tampaknya merupakan malaikat tertinggi.

Dia menjadi sombong karena keindahan dan statusnya, kemudian memutuskan bahwa dia mau duduk di atas tahta Allah (Yesaya 14:13-14; Yehezkiel 28:15; 1 Timotius 3:6). Kesombongan Iblis mengakibatkan kejatuhannya. Perhatikan banyaknya kata “Aku hendak …” dalam Yesaya 14:12-15.

Karena dosanya, Allah mengusir Iblis dari surga.

Iblis menjadi penguasa dunia yang terpisah dari Allah, dan juga penguasa kerajaan angkasa (Yohanes 12:31; 2 Korintus 4:4; Efesus 2:2). Dia adalah pendakwa (Wahyu 12:10), pencoba (Matius 4:3), penyesat (Kejadian 3; 2 Korintus 4:4; Wahyu 20:3).

Namanya saja sudah berarti musuh atau “yang menentang.” Nama lain yang digunakan untuk Iblis, si jahat, berarti “pemfitnah.”

Sekalipun dia sudah dibuang dari surga, dia masih berusaha meninggikan tahtanya melampaui Allah. Dia memalsukan apa yang Allah perbuat, berusaha mendapatkan penyembahan dari dunia dan membangkitkan perlawanan terhadap kerajaan Allah.

Iblis itu sumber utama di balik semua ajaran sesat dan agama dunia. Iblis akan melakukan apa saja dalam kuasanya untuk melawan Allah dan para pengikutNya. Namun, nasib Iblis sudah dimeteraikan – kekekalan dalam lautan api (Wahyu 20:10).