www.GotQuestions.org/Indonesia



Pertanyaan: Seberapa mudakah terlalu muda untuk suatu hubungan romantis?

Jawaban:
Seberapa mudakah adalah “terlalu muda” untuk memulai suatu hubungan tergantung kepada tingkat kedewasaan orang itu, tujuan, dan keyakinannya. Sering kali, semakin muda kita, semakin kurang dewasa kita karena kurangnya pengalaman. Ketika kita baru mulai memahami siapa kita, kita mungkin belum memiliki dasar yang kuat untuk membentuk hubungan romantis yang kokoh secara rohani dan akan lebih cenderung membuat keputusan-keputusan yang tidak bijaksana yang dapat menyebabkan kerusakan secara emosi, fisik, psikologi, dan rohani dalam diri kita.

Berada dalam suatu hubungan menempatkan kita dalam cobaan yang hampir konstan, khususnya pada saat emosi mulai berkembang dan ketertarikan kepada orang lain mulai mendalam. Anak remaja yang muda—bahkan remaja yang lebih tua—dikelilingi oleh tekanan hormon dan masyarakat yang kelihatannya hampir tidak tertanggungkan. Tiap hari membawa perasaan-perasaan baru—keraguan, ketakutan, dan kebingungan dirangkaikan dengan sukacita dan kegembiraan—yang mana dapat sangat membingungkan. Orang muda mempergunakan banyak waktu mereka hanya untuk mengerti siapa mereka dan bagaimana mereka berhubungan dengan dunia dan orang sekitar mereka. Menambah tekanan karena hubungan pada tahap ini mungkin terlalu berat, khususnya ketika orang lain itu juga sedang mengalami gejolak yang sama. Hubungan yang terlalu dini menjadikan lebih sulit untuk menghindari kerusakan kepada identitas diri yang masih rapuh dan sementara terbentuk, belum lagi soal menghadapi pencobaan. Jika belum bermaksud untuk menikah, mungkin terlalu dini untuk memulai pacaran. Jauh lebih aman adalah kegiatan kelompok di mana orang-orang muda dapat mengembangkan keterampilan sosial dan persahabatan tanpa tekanan dan masalah-masalah yang merupakan bagian dari hubungan romantis.

Tidak peduli kapan seorang memutuskan untuk memulai suatu hubungan romantis, ini harus menjadi suatu waktu untuk membangun di atas fondasi iman yang sudah diajarkan, untuk bertumbuh dan memahami apa yang Allah ingin dia lakukan. Kita tidak pernah terlalu muda untuk memulai proses yang menarik ini. “Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu” (1 Timotius 4:12).

© Copyright 2002-2014 Got Questions Ministries.