www.GotQuestions.org/Indonesia



Pertanyaan: Apa itu doa untuk keselamatan?

Jawaban:
Banyak orang menanyakan “Apakah ada doa yang saya bisa doakan untuk menghasilkan keselamatan bagi saya?” Ketika mempertimbangkan pertanyaan ini penting untuk diingat bahwa keselamatan bukan diperoleh dengan mengutip suatu doa atau mengucapkan kalimat-kalimat tertentu. Alkitab sama sekali tidak mencantumkan ada orang yang diselamatkan melalui berdoa. Mengucapkan doa bukanlah jalan keselamatan yang sesuai dengan Alkitab.

Cara Alkitab untuk keselamatan adalah dengan percaya pada Yesus. Yohanes 3:16 memberitahukan kita, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Keselamatan adalah oleh iman (Efesus 2:8), dengan menerima Yesus sebagai Juruselamat (Yohanes 1:12), dengan percaya hanya kepada Yesus (Yohanes 14:6; Kisah Rasul 4:12) – bukan dengan mengucapkan doa.

Berita Alkitab mengenai keselamatan adalah sederhana dan jelas, dan pada saat yang sama juga mengagumkan. Kita semua telah berbuat dosa melawan Allah (Roma 3:23). Tidak ada seorangpun yang hidup seumur hidupnya tanpa berbuat dosa (Pengkhotbah 7:20). Karena dosa kita, kita pantas untuk mendapatkan hukuman dari Allah (Roma 6:23), dan hukuman itu adalah kematian secara fisik yang diikuti dengan kematian rohani. Karena dosa kita dan hukuman yang menyertainya, tidak ada yang dapat kita lakukan pada diri kita sendiri untuk mendamaikan diri kita dengan Allah. Sebagai hasil dari kasihNya kepada kita, Allah menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus. Yesus hidup secara sempurna dan selalu mengajarkan kebenaran. Namun umat manusia menolak Yesus dan menyalibkan Dia sampai mati. Melalui perbuatan keji itu Yesus mati menggantikan kita. Yesus menanggung beban dan penghakiman dosa pada diriNya sendiri, dan mati untuk kita (2 Korintus 5:21). Yesus kemudian dibangkitkan (1 Korintus 15), membuktikan bahwa harga dosa telah dibayarNya sampai lunas, dan bahwa Dia telah mengalahkan dosa dan kematian. Sebagai hasil dari pengorbanan Yesus, Allah menawarkan keselamatan kepada kita sebagai anugrah. Allah memanggil kita semua untuk mengubah pikiran kita mengenai Yesus (Kisah Rasul 17:30), dan menerima Dia sebagai pembayaran penuh untuk dosa-dosa kita (1 Yohanes 2:2). Keselamatan diperoleh melalui menerima anugrah yang Allah tawarkan kepada kita, bukan melalui doa.

Namun ini bukan berarti bahwa doa tidak ada kaitannya dalam menerima keselamatan. Jikalau Anda memahami Injil, percaya bahwa Injil itu adalah benar adanya, dan telah menerima Yesus untuk keselamatan Anda – adalah bagus dan pantas untuk mengungkapkan iman ini kepada Allah dalam doa. Berbicara dengan Allah melalui doa dapat merupakan cara untuk melangkah maju dari menerima fakta mengenai Yesus sebagai kebenaran kepada betul-betul percaya kepadaNya sebagai Juruselamat. Doa dapat dihubungkan dengan tindakan menempatkan iman Anda hanya kepada Yesus untuk mendapatkan keselamatan.

Namun sekali lagi adalah sama pentingnya bahwa Anda tidak mendasarkan keselamatan Anda pada sekedar mengucapkan doa. Mengucapkan doa tidak akan menyelamatkan Anda! Jikalau Anda ingin menerima keselamatan yang tersedia melalui Yesus Kristus, berimanlah kepadaNya. Percaya sepenuhnya pada kematianNya sebagai korban yang cukup untuk dosa-dosa Anda. Bersandarlah padanya secara penuh sebagai Juruselamat Anda. Inilah cara Alkitab untuk keselamatan. Jikalau Anda telah menerima Yesus sebagai Juruselamat Anda, silahkan mengucapkan doa kepada Allah. Ungkapkan pada Allah betapa Anda bersyukur untuk Yesus. Nyatakan syukur kepada Allah untuk kasih dan pengorbananNya. Katakan terima kasih kepada Yesus untuk kematianNya dan untuk menyediakan keselamatan bagi Anda. Inilah hubungan antara keselamatan dan doa yang Alkitabiah.

© Copyright 2002-2014 Got Questions Ministries.